Rentang 26 September-3 Oktober 2008
BATAM POS
‘Jasmerah’ (jangan lupakan sejarah), adalah pesan penting Bung Karno yang menggugahnya untuk meluruskan sejarah yang selama ini tidak (di)lurus(kan). Melalui buku ini, Saelan membeberkan kronik dan kronologis sejarah yang cukup lengkap, termasuk penyimpangan Supersemar oleh Soeharto. Dalam buku ini, Saelan menampik keras bahwa Soekarno terlibat G30S. (Selengkapnya….)
PADANG EKSPRES
Islam menjadi isu politik yang sangat penting dalam kampanye Obama setelah Judy Rose, koordinator relawan bagi kampanye Hillary Clinton mengirim email berantai yang menyebut Barack Obama adalah seorang muslim yang ingin menghancurkan AS. Obama sendiri dengan tegas menyatakan bahwa dirinya adalah seorang Kristen dan tidak pernah menjadi muslim. Dia disumpah di bawah Injil ketika menjadi senator untuk mewakili daerah pemilihan Illinois. Dan, sejak awal dia adalah anggota United Church of Christ, sebuah gereja Protestan yang dikenal sangat liberal. (Selengkapnya….)
Jika Aidit melakukan gerakan ‘’mendahului’’ atas musuh utamanya (Angkatan Darat), apa alasannya? Aidit sangat insyaf bahwa partainya akan habis jika berhadapan muka dengan Angkatan Darat lantaran anggotanya nyaris tak bersenjata. Jalan klandestin yang diambilnya dengan bekerja sama dengan perwira-perwira dalam tubuh Angkatan Darat sendiri dimaksudkan untuk menyelamatkan warga partai dari amukan bedil tentara. (Selengkapnya….)
LAMPUNG POST
BUKU ini ditujukan untuk menjembatani para pembacanya terhadap kendala istilah dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi. Menyajikan berbagai pengertian tentang PC, notebook, security, sistem operasi, hardware, software, satelit, multimedia, e-government, database, virus, GIS, sistem informasi manajemen, algoritma, pemrograman, dan lain-lain. (Selengkapnya…)
SUARA PEMBARUAN
Titik tolak penanganan kasus pelanggaran HAM berat yang terjadi sebelum terbit UU No 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM telah secara eksplisit (tegas) diatur menurut Pasal 43 Ayat (2) UU Pengadilan HAM. Menurut penjelasan Pasal 43 Ayat (2) UU tersebut, “dalam hal DPR-RI mengusulkan dibentuknya Pengadilan HAM Adhoc, DPR mendasarkan pada dugaan telah terjadinya pelanggaran HAM yang berat yang dibatasi pada locus dan tempus delicti (tempat dan waktu peristiwa) tertentu yang terjadi sebelum diundangkannya UU ini”. (Selengkapnya….)
Membaca buku ini niscaya memberikan kita beberapa manfaat. Pertama, semakin memahami apa dan bagaimana itu jurnalisme damai dan bagaimana pentingnya produk jurnalisme damai dalam mempengaruhi situasi di masyarakat. Kedua, memberi penjelasan penting secara teoritis maupun konseptual perihal apa dan bagaimana pers, cara dan proses kerja pers, kiat-kiat penulisan berita dengan standar yang baik, dan banyak hal penting lainnya berkaitan dengan pers yang ideal.(Selengkapnya…)
PIKIRAN RAKYAT
Sungguh, kejahatan korupsi yang memang hanya dapat dilakukan oleh mereka yang memiliki kuasa (power) dan kewenangan (authority), memang berdampak sangat binasa bagi mayoritas rakyat jelata. Meski kerap disimbolkan sebagai kejahatan kerah putih (white collar crime), sesungguhnya praktik korupsi telah membenamkan jutaan rakyat kita dalam gulitanya jurang kemiskinan.(Selengkapnya…)
JAWA POS
Sangat provokatif! Dua kata singkat itu tampaknya cukup mewakili pembaca saat mengamati visualisasi buku Menegakkan Pluralisme. Bagaimana tidak, dilihat judulnya saja, buku karya Moh. Shofan dan kawan-kawan ini jelas menjadi antitesa dari fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengharamkan pluralisme, liberalisme, dan sekularisme agama sejak 2005. Ditambah dua sosok ”penantang” otoritas mutlak MUI, M. Dawam Rahardjo dan Ulil Abshar Abdalla dalam pengantar dan penutupnya, maka semakin sempurnalah status buku ini sebagai ”provokator” yang menohok ruang keberimanan.(Selengkapnya…)
Karya ini menunjukkan bahwa di balik kemajuan Korea saat ini, ada fase getir yang dijalani warganya akibat Perang Korea medio 1950-an. Perang, di mana pun, memang selalu merampas nilai-nilai kemanusiaan. Korea sudah pernah merasakannya, dan mampu mengambil sari hikmahnya untuk kemudian bangkit berbenah. Namun, kenyataan hari ini, perang dan saling tikam antarmanusia masih meriah; menyeruakkan bau anyir darah manusia tak berdosa. Cerpen ini semestinya menjadi cermin yang mampu menundukkan keangkuhan manusia. Cerpen yang dibuat pada 1957 ini harusnya menempatkan Korea dan semesta bangsa di dunia pada paradigma yang sama soal perang: bahwa perang itu antikemanusiaan.(Selengkapnya…)
REPUBLIKA
Perempuan Aceh memiliki keberanian yang tinggi. Mereka membuktikan, perempuan bukan makhluk lemah dalam mempertahankan cita-cita, agama, dan hak asasinya. Mereka juga tak melupakan tugas utama sebagai ibu yang melahirkan anak-anak negeri penerus perjuangan.
Endang Moerdopo mengurai perempuan Aceh dalam bukunya, Perempuan Keumala. Buku terbitan PT Grasindo ini berlatar belakang cerita sejarah mengenai Laksamana Malahayati (1585-1604).(Selengkapnya…)
KOMPAS
Apa esensi pemikiran di dalam buku ini? Berbeda dengan pemikir di zamannya, Minsky mengajukan argumen pokok, instabilitas finansial sebenarnya berasal dari dalam dirinya sendiri (endogen) dan bukan dari luar (eksogen). Secara lebih eksplisit dia jelaskan, kekacauan ekonomi atau finansial bukanlah karena perang, kenaikan harga minyak, huru-hara sosial politik atau bencana alam. Tetapi karena sifat alamiahnya yang spekulatif.
Pandangan tentang sifat endogen instabilitas ini tidak biasa pada zamannya. Aliran yang lebih dominan pada waktu ini (hingga saat ini) justru menganggap uang dan sirkulasinya bersifat netral, maka harus dikelola secara ”bebas” sehingga menghasilkan sistem alokasi yang efisien.(Selengkapnya…)


Komentar Terbaru