You're here: My Hobby Blogging » Dunia Buku » Article: Misteri Pembunuhan dan Gadis Ketiga
Novel-novel yang penuh lika-liku dan kejutan-kejutan sangat disukai oleh pembaca. Tidak saja di Indonesia tetapi di seluruh dunia. Biasanya novel seperti ini meneror psikologi pembaca dan memaksa agar pembaca harus benar-benar seksama dalam mengikuti alurnya. Karena, jika sekali saja alur cerita itu tidak mamp diikuti pembaca maka pembaca tidak akan mengerti kelanjutan dari ceritanya.
Agatha Christie merupakan salah satu dari sekian banyak penulis yang sukses dalam menciptakan suasana cerita yang menegangkan. Dalam novel Gadis Ketiga-Third Girl ini Agatha menceritakan kasus pembunuhan yang dilakukan seorang gadis. Setelah membunuh, gadis itu raib menghilang tidak tahu dimana rimbanya. Inilah tugas yang harus diselesaikan oleh detektif Hercules Poirot. Dibantu dengan Ariadne Oliver, mereka berdua mencoba mencari benang merah dari peristiwa pembunuhan tersebut.
Agustus 2007 ini, Penerbit Gramedia Pustaka Utama menerbitkan novel yang termasuk kaegori misteri psikologi ini. Dengan ISBN 979-22-2869-1 dan 360 halaman pembaca akan disuguhkan peristiwa sederhana namun penuh dengan teka-teki yang rumit. Mengapa sederhana? Sebab, dunia saat ini telah memposisikan peristiwa pembunuhan sebagai peristiwa yang lumrah dan ha yang biasa. Yang merupakan poin penting dalam tulisan Agatha ini adalah alur menjelang puncak cerita yang mendebarkan sehingga sangat rugi jika dilewatkan.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.