You're here: My Hobby Blogging » Dunia Buku » Article: Air Mata Telah Jatuh Membunuhi Anak-Anak Baghdad
Jika menilik kembali perang Irak, apa yang dapat kita rasakan? Sesungguhnya, apapun sebabnya perang merupakan jejak yang paling susah dihilangkan dari ingatan manusia. Bukan karena gegap gempita kemenangan yang diperolehnya, tetapi kengerian yang pasti menyelimuti bagai awan hitam yang menggantung di udara tetapi tak lekas menurunkan hujan.
Inilah novel yang setidaknya mengorek kembali seberapa jauh konsistensi rasa kemanusiaan kita. Buku ini berjudul The Sirens of Baghdad karangan Yasmina Khadra , seorang pria bernama asli Mohammed Moulessehoul keturunan Aljazair yang kini menetap di Prancis.
Novel ini diterbitkan di Indonesia oleh Penerbit Alvabet bulan Oktober 2007 dengan No ISBN 978-979-3064-49-9 dan berjumlah 374 halaman.
Novel ini adalah bagian dari trilogi yang dibuat oleh Yasmina Khadra tentang fundamentalisme Islam. Dengan ketajaman analisis atas peristiwa kekerasan dan akibatnya bagi diri seseorang, Khadra berhasil menggali situasi-situasi pelik, yang tak mungkin dilakukan penulis lain. Seperti karya-karya sebelumnya, dengan penuh kekuatan, novel ini mengungkap naluri terdalam manusia, dan membuktikan bahwa kebaikan pasti menang sekalipun dalam situasi amat mengerikan.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.