Buku-Buku Pilihan/Terbaik 2007?
Baru-baru ini, Kang Hernadi Tanzil peresensi buku yang sudah terkenal di media internet merilis buku-buku pilihan dalam blog “Buku Yang Kubaca” Buku-buku itu adalah:
- Blindness – Jose Samarago
- Bulan Jingga dalam Kepala – M. Fadjroel Rachman
- Dong Mu – Jamal
- Historian – Elizabet Kostova
- Janda dari Jirah – Cok Sawitri
- Middlesex – Jefrey Eugenides
- My Name is Red – Orhan Pamuk
- Out – Natsuo Kirino
- Sintren – Dianing
- The Professor and The Madman – Simon Winchester
Menurut pembelaan Kang Tanzil:
Pemilihan kesepuluh buku ini tentu saja bukan berdasarkan nilai-nilai sastrawi ataupun lainnya melainkan hanya semata penilaian subyektif saya pribadi. Buku-buku mana yang membuat saya terkesan, menawarkan kebaruan tema, menambah wawasan berpikir saya, dan juga buku-buku yang membuat saya berseru O My God!, atau ini ‘buku ini hebat!’, atau ‘asik sekali membaca buku ini!’, atau ‘ ooo…begitu toh’, dll.
Selain buku fiksi, Kang Tanzil juga merilis 5 buku non fiksi terbaik;
- Cherish Every Moment – Arvan Pradiansyah
- Dinasti Yesus – James R Tabor
- Instrumen orang Sukses – Ardian Syam
- Menerbitkan Buku itu Gampang – Jonru
- The Story of Christianity - Michael Collins & Mather A. Price
Namun sepertinya ada yang Kang Tanzil tinggalkan nih. Saya coba menambahkan buku-buku fiksi fenomenal tahun 2007:
- Rahasia Meede - Es Ito
- Perantau - Gus Tf Sakai
- Paus Merah Jambu - Zen Hae
- Tetralogi Laskar Pelangi - Andrea Hirata
Trus, tak ketinggalan dengan buku non fiksinya:
- Whatever You Think, The Think is Opposite - Paul Arden
Bagaimana, apa ada pendapat lain?

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.
Tanzil
Rahasia Mede..belum sempat kubaca jadi ya tidak masuk dalam list buku pilihanku, banyak yang bilang novel tsb bagus.
Tetralogi LP menurutku yang paling kuat ya di judul Laskar Pelanginya, setelah itu saya koq kurang begitu menggigit…hehehe
January 7th, 2008 at 3:23 pm
sayyid
Wah terima kasih Kang Tanzil mau berkunjung kemari. Emang tu Kang, Rahasia Meede novel sejarah yang dijamin seru dan mencerahkan. Kalau tentang Laskar Pelangi sih, bener juga kata kang Tanzil tetapi bolehlah sebab kan yang menulis sebanyak 4 buku di Indonesia itu jarang Kang. Hehehehehhe.
Salam
Sayyid Madany Syani
January 7th, 2008 at 9:37 pm