← Kembali ke halaman depan

Lelaki yang Banyak Melahirkan Sesuatu; Teror!

“Kita diteror!” Oleh karyanya yang absolut surealis. Terkadang brutal, berangan-angan, khayali namun menohok nurani. Tidak saja menohok, nurani itu diaduk-aduknya sehingga mengecambahi teror lain yang subur di hati. Tentang sebuah ketakutan–paling tidak kebimbangan.

Tetapi, kita tak membahas tentang karya-karyanya itu. Tetapi keproduktifannya yang memukau. Bahkan sampai kini–ketika di usianya sekarang, kebanyakan manusia sudah terduduk di kursi goyang menimang nasib. Ia tidak begitu, energinya belum habis. Bahkan meneror yang muda agar berproduktif juga sepertinya.

Proses kreatifnya tak main-main. Tak asal jadi, seperti kebanyakan penulis buku sekarang ini. Ia berani membuang 5 paragraf awal tulisannya karena ia memahaminya sebagai kentut yang tak boleh ditahan-tahan.

Semangat berprosesnya itu yang patut dicontoh oleh penulis-penulis muda atau yang akan menerbitkan buku dalam waktu dekat atau dalam waktu jangka panjang. Ia orang tua yang tak menjemukan.

(Sebuah kenangan yang tertumbuk di otak saya ketika bertemu dengan beliau–Putu Wijaya 12-13 Maret 2008 di Padang)

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Tags

Berita Asia Blogging

Kolom Asia Blogging

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)