Einstein
Barangkali sebagian dari kita tidak pernah tahu betapa sulitnya hidup Einstein sebelum pemikiran dan teorinya diakui kebenarannya. Dia sempat frustrasi saat duduk di bangku sekolah, sampai-sampai ingin berhenti. Sekalipun nilai matematika dan fisikanya tertinggi di sekolah, nilai-nilai pelajaran lain sangat buruk karena dia sering bolos dan hanya asyik bereksperimen di laboratorium. Rasa ingin tahunya yang begitu besar, sehingga mendorongnya untuk selalu bertanya dan mempertanyakan segala sesuatu, dianggap “mengganggu” orang lain, khususnya para guru, dosen, bahkan profesor yang mengajarnya.
Setelah lulus universitas dengan nilai fisika tertinggi sekalipun, nasib baik belum berpihak pada Einstein. Dia sulit cari kerja dan menjadi pengangguran selama dua tahun. Yang lebih menyedihkan, status kewarganegaraannya sebagai orang Jerman dicabut oleh Hitler. Sekalipun mengalami begitu banyak hambatan dan cemoohan, minat Einstein pada fisika tidak pernah surut. Dia membaktikan hidupnya untuk melakukan berbagai eksperimen.
Hasil-hasil riset ilmiah Albert Einstein dan teori relativitas khususnya yang termasyhur menciptakan kembali ilmu fisika dan mengubah cara kita memahami dunia kita. Tak heran bila Einstein dianugerahi Hadiah Nobel Fisika pada tahun 192 1.
Dalam biografi yang berjudul Tokoh-Tokoh Besar dalam Sejarah : Einstein ditulis oleh Youngjin Singapore diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama April 2008 ini dikemas ringan ala manga namun amat inspiratif ini, kita diajak menyusuri kisah hidup Einstein sebagai murid yang penuh perjuangan, sebagai ilmuwan muda yang selalu ingin tahu, dan sebagai guru bijak yang bekerja untuk perdamaian dunia. Lebih dari itu, para guru dan orangtua bisa belajar bagaimana menyikapi, mendidik, dan mendampingi anak-anak. Siapa tahu mereka adalah calon orang besar di kemudian hari.
Buku ini berjumlah 152 halaman dan bernomor ISBN 978-979-22-3644-6.

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.