Bentar lagi ada pameran buku terbesar (menurut IKAPI: Ikatan Penerbit Indonesia), Indonesia Book Fair 2008. Ajang tahunan ini tentu saja selalu menarik karena penerbit seperti berlomba menunjukkan jati dirinya. Walau sebetulnya, untuk urusan bela-beli buku mah, lebih baik di pameran Jakarta Book Fair atau Islamic Book Fair. Discountnya lebih gede.
Akan tetapi, bagi dunia perbukuan, ini harus tetap dilestarikan karena ini jadi corong intelektual bangsa kita. IBF ini selalu dikunjungi oleh penerbit-penerbit di Asia bahkan beberapa Negara eropa pun tertarik untuk mengunjunginya.
Ah, daripada ngomongin pamerannya, lebih baik ngomongin tips jika kita akan berkunjung ke sana, atau ke pameran buku manapun, di belahan dunia manapun. Berikut tipsnya:
- Buat daftar buku-buku yang ingin dibeli: ini penting sekali karena berhubungan dengan budget yang kita sediakan. Kita kalau sudah suka pada sesuatu pasti bawaannya ingin kita punya khan? Nah, alangkah baiknya jika kita tetap membuat daftar buku-buku yang ingin sekali kita beli, tetapi belum juga kesampaian. Dengan daftar ini, kita akan prioritaskan beli buku yang ada di daftar. Selebihnya, kita cari buku-buku murah meriah dan buku-buku gretongan.
- Cek Acara: pameran tidak Cuma pajang buku doing, tetapi juga ada acara-acara pendukung. Buat yang ingin mengetahui perkembangan penerbitan, di sini tempatnya. Buat yang ingin tahu buku-buku yang sedang laris di sini tempatnya. Buat ketemu penulis pujaan, juga si sini tempatnya. Ops, acara biasanya tidak hanya dilaksanakan di panggung utama atau panggung pendukung lho, tetapi juga di stand-stand. Jadi, jelilah kalau pas liat stand.
- Cari tahu Posisi Stand penerbit: pameran buku tidak hanya diikuti oleh segelintir penerbit, tetapi diikuti bejibun penerbit. Coba list data penerbit yang akan kita kunjungi supaya kalau kita ke sana tidak tersesat di negeri antah barantah. Buat data stand penerbit menjadi 3 kategori, misalnya stand penerbit Favorite, stand penerbit Biasa aja, dan stand penerbit yang baru.
- Cek buku-buku best seller, judul, penulis, penerbit: ini penting sekali untuk pengetahuan kita, siapa tahu kita mau nulis, jadi kan bisa up 2 date tulisan kita. Terus kita bisa tahu penerbit-penerbit yang bukunya selalu best seller, siapa tahu nanti kita nerbitin buku di sana, bisa tahu penulis-penulisnya kalau perlu nomer kontaknya, ya, sekadar say hello tidak jadi soal, kan?
- Ambil catalog yang ada di Stand: catalog yang disediakan penerbit disediakan buat pengunjung, jadi jangan segan-segan mengambilnya. Percaya deh, banyak manfaat yang bisa diambil dari catalog tersebut. Kalau nggak percaya? Coba aja buktikan!
- Borong buku-buku yang diinginkan: iya, ini tips terakhir yang saya sodor kan. Biasanya, di pameran diskonnya gede-gedean kan? Daripada nyesel mending borong sekarang.
Hokeh, mudah-mudahan bermanfaat.
TIPS INI DITULIS OLEH ALI MUAKHIR.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
Fanti
Setuju bgt dg tipsnya.
Kebtln juga hobi dtg ke pameran,tmsk ke IBF.malah,wkt itu dtg lbh cpt dr jadwal,krn salah lht kalender.Pdhl jauh2 dr Cikarang.
List buku yg dicari penting bgt,krn menghindari kalap,lapar mata.Saran:bw duit sesuai taksiran hrg buku dlm list.Baru sisanya,utk bli buku supermurah (sy suka buka 10rb-an).
Saya juga berharap bs menulis karya serius,tp akhir2 ini sll mentok berupa “kumpulan tema”.Booster semangatnya hrs digenjot lg nih!
Kalo ada pameran lg,forward infonya,ya.Tks.
January 16th, 2009 at 9:49 am