You're here: My Hobby Blogging » Dunia Buku » Article: Minggu Ini di Media; 30 November 2008
PADANG EKSPRES (SUMATRA BARAT)
“Iklan produk sekalipun masih banyak yang tidak atraktif, apalagi iklan para calon legislatif. Hanya satu-satu yang sudah digarap profesional. Dengan sesi foto satu hari penuh, design satu minggu, mencari kata-kata yang pas berbulan-bulan. Semuanya dikemas dengan metode kampanye paling mutakhir. Sehingga hasilnya melahirkan decak kagum setiap mata yang memandang.” (Selengkapnya…)
JAWA POS (JAWA TIMUR)
“Carragher berasal dari daerah Bootle di kota Liverpool dan besar di lingkungan keluarga penggemar berat Everton. Sebagai pemain yang sekarang menjadi personifikasi Liverpool FC, masa kecilnya penuh dengan kenangan kehebatan Everton pada pertengahan 1980-an. Idola-idolanya semasa kecil adalah Graeme Sharp, Kevin Sheedy, Peter Reid, dan Neville Southall.” (Selengkapnya…)
“CIA, di zaman Presiden Ronald Reagen, menjalankan misi salah kaprah di dunia ketiga. Menjual senjata pada Garda Revolusi Iran untuk membiayai gerilyawan Kontra-Sandinista buat melumpuhkan Daniel Ortega, gembong pemberontak Nikaragua. CIA menikam Uni Soviet dengan menyalurkan senjata miliaran dolar di Afghanistan. Tidak disadari bahwa para pejuang Al-Qaeda kelak justru menjadi bumerang bagi AS. Operasi-operasi rahasia CIA umumnya merupakan tikaman-tikaman buta dalam kegelapan. CIA menyembunyikan pelbagai kegagalannya di luar negeri dengan berbohong demi mempertahankan reputasi.” (Selengkapnya…)
REPUBLIKA (NASIONAL)
“Secara terperinci dituliskannya awal-awal bangsa Indonesia memasuki babak sebagai sebuah negara modern. Pada awal tulisan diungkapkan bagaimana proses pemilihan kata Indonesia untuk mewakili suku-suku yang ada di dalamnya. Dahulu, Indonesia hanya merupakan sebutan secara geografis. Namun, pada 1912 perubahan besar dibuat oleh Tiga Serangkai (Dowes Dekker, Suwardi Soeryadiningrat, dan Cipto Mangunkusumo). Dari ketiga orang itulah, Indonesia tidak dilihat dari sekadar sebuah daerah di antara dua benua, tetapi juga sebagai sebuah bentuk kesatuan politik.” (Selengkapnya…)
KOMPAS (NASIONAL)
“Apa saja yang bisa membuat Tuhan tertawa? Saat melihat manusia melucu, mencoreng-coreng wajah dengan riasan badut paling heboh, atau menumpahkan celotehan sarat humor? Jawaban semacam itu mungkin benar, tetapi menurut pendapat novelis Milan Kundera, ternyata Tuhan tertawa karena manusia berpikir.” (Selengkapnya…)
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.