Mengenal Keluwak - Bumbu Rawon
— Budi Sutomo
closeAuthor: Budi Sutomo
Name: Budi Sutomo
Site: http://myhobbyblogs.com/food/
About: Pria kelahiran Purbalingga-Jawa Tengah ini memang menyukai dunia kuliner sejak remaja. Setelah lulus SMKK N Purwokerto Jurusan Jasa Boga, Budi melanjutkan studi S1 di IKIP Negeri Semarang (UNES) Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Program Studi Tata Boga.
Dunia kuliner dan gizi merupakan bidang yang ia minati. Karirnya di dunia kuliner dan gizi tidak diragukan lagi. Beragam hotel, restoran hingga mendalami kuliner Asia Di Thailand pernah dijalaninya. Lebih dari 22 buku gizi dan kuliner sudah diterbitkan oleh PT Primamedia Pustaka (Gramedia Group) dan PT. Puspa Swara dan PT. Kawan Pustaka.
Posisi Redaktur Boga majalah wanita Kartini dan Majalah Sartika pernah dia jabati. Kini masih aktif menulis buku, menjadi kontributor di majalah Info Sehat, Baby Guide dan Kid Guide (Max Media-Bali), tabloid ginjal Yagina, media online www.sendokgarpu.com dan bekerja sebagai pengasuh rubrik Diet dan Nutrisi di majalah kesehatan Dokter Kita.
Selain sebagai penulis, dibawah bendera Tom's & Friend PH Food, Budi menjalani profesinya sebagai food stylist untuk produk iklan makanan di media cetak dan elektronik.See Authors Posts (185) • August 16th, 2007
Keluwak (Pangium edule Reinw) adalah biji dari tanaman pohon kepayang. Pohonnya bisa mencapai setinggi pohon durian. Bentuk buah keluwak seperti buah sukun, di dalamnya terdapat biji, biji inilah yang diolah menjadi keluwak yang dapat dimanfaatkan sebagai pewarna bumbu dan pewarna masakan.
Biji kluwak sebenarnya berwarna putih, dengan proses pemeraman kluwak bisa menjadi berwarna kehitaman. Penggunaanya dengan cara diambil dagingnya kemudian dihaluskan. Kluwak yang sudah dihaluskan ini bisa langsung dimasukkan ke dalam masakan. Hidangan yang biasanya menggunakan kluwak sebagai bumbunya adalah rawon, sup konro atau brongkos. Dengan menambahkan keluwak, rasa masakan akan lebih lezat, gurih dan kental.
Membuat Keluwak
Bahan:
Biji keluwak 20 buah
Abu sekam 2 kg
Cara Membuat:
- Cuci biji keluwak, rebus selama 1 jam, keringkan. Ambil mangkuk bertutup, atur abu sekam, letakan kluwak dan tutup kembali bagian atasnya dengan abu sekam hingga seluruh permukaan tertutupi abu sekam.
- Peram selama 15 hari, ambil biji kluwak, bersihkan dari abu sekam. Pecahkan cangkangnya dan ambil daging biji kluwak. Pewarna hitam kluwak siap digunakan.
Untuk 20 buah
Teks/Foto: Budi Sutomo
Topik: Ulas Bahan
Ikuti diskusi Ada 3 komentar untuk artikel ini.
putyicute
kalo misalnya kluwak yang dijual di pasar itu uda bisa langsung digunakan atau mesti diperam dalam abu sekam lagi?
jawab:
kluwak yang dijual dipasaran biasanya sudah diperam, jadi tinggal mengambil dagingnya kemudian menggunakannya sebagai bumbu. namun untuk lebih amannya, kluwak sebaiknya diikukus kembali, baru digunakan sebagai bumbu. salam
bs
August 27th, 2007 at 2:56 pm
Emo
waduh… forum ini bagus sekali, cuma apa nggak repot mau ngurusin si Kluwak ini ? apa nggak lebih mudah beli bumbu rawon di Pasar ? ( pemalas nih ). heheheheh kalau ada yg punya resep Bothok, Gudangan dan Buntil… mohon dikirim… mBAK, mAS, bU, tANTE DAN oM… HEHEHEHEHEH ini baru belajar masak soalnya.
September 28th, 2007 at 6:05 pm
andika
eh, aku mau cerita.. kemarin kan aku nyimpen biji kluwak mau buat praktikum ( ekstraksi minyak kluwak ).. tapi setelah dibuka kok dalamnya dah busuk.. kenapa ya?.okey deh.. salut & 4 jempol aku persembahkan buat forum ini..
jawab:
Kualitas kluwaknya kurang bagus kayanya.
atau jangan-jangan anda salah mengira, biji kluwak dalamnya memang lunak, bukannya busuk. salam.
May 31st, 2008 at 9:23 am