You're here: My Hobby Blogging » Info Boga » Article: Teh dan Kesehatan

Teh dan Kesehatan

Budi Sutomo — February 1, 2008 / 7:33 pm

 dsc02723.JPG

<

p>

            Hampir semua orang pernah minum teh. Selain nikmat, minuman asal negeri Cina ini juga menyimpan banyak manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Kini teh semakin diminati. Wajar saja, karena sambil mereguk kesegarannya kita juga bisa mendapatkan banyak manfaat. 

<

p align=”left”> Sejarah Teh  Budaya minum teh di Cina sudah ada sejak 2737 SM, tepatnya pada masa pemerintahan Khaisar Shen Nong. Selanjutnya teh dibawa para pendeta Budha ke Jepang (709-784). Dalam perkembangannya teh sampai juga ke daratan Eropa.  Di Indonesia teh mulai dikenal pada tahun 1864, setelah diperkenalkan oleh dr. Andreas Clever yang berkebangsaan Jerman.

<

p align=”left”>Banyak Ragamnya Di Indonesia ada dua jenis teh, yaitu Camellia sinensis varietas assamica yang diolah menjadi teh hitam dan Camellia sinensis varietas sinensis yang menjadi bahan baku teh hijau dan Oolong, Teh Cina yang terkenal nikmat. Teh juga dibedakan berdasarkan proses fermentasinya. Semakin lama proses fermentasi, warna daun yang hijau akan berubah menjadi cokelat dan akhirnya kehitaman. Selain itu, proses pembakaran sangat menentukan citarasa teh dan aroma yang nikmat. Teh yang tidak melalui proses fermentasi biasa disebut dengan green tea atau teh hijau. Teh yang tidak difermentasi ini biasanya berwarna hijau lumut hingga kekuningan dan memiliki aroma tanaman teh yang segar. Konon teh hijau ini diyakini sangat ampuh menurunkan kadar kolesterol. Berbeda dengan hongcha (teh berwarna merah) atau yang di Barat lebih dikenal dengan black tea. Teh jenis ini harus melalui proses fermentasi terlebih dahulu sebelum dibakar.

 Bermanfaat untuk Kesehatan

       Beragam penelitian ilmiah telah banyak mengungkap manfaat teh. Hasilnya sungguh mengagumkan. Senyawa kimia terkandung seperti asam tonnic bermanfaat sebagai anti radang. Kandungan kafeinnya yang tidak terlalu tinggi mampu menstimulir metabolisme tubuh dan meningkatkan fungsi otak. Selain itu, senyawa polifenol jenis katekin dan theaflavin, yang berfungsi sebagai antioksidan, membantu menormalkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Zat antioksidan juga membantu mengeluarkan radikal bebas dari tubuh sehingga kita terhindar dari keracunan dan resiko kanker. Senyawa lain seperti theanin pada teh juga bermanfaat untuk relaksasi, sedangkan katekinnya terbukti ampuh melawan sel kanker.

 Tip Seputar Teh

Gunakan piranti dari tembikar atau keramik untuk alat menyajikan teh. Selain cantik, alat ini juga mampu menahan panas lebih lama dan tidak menyerap aroma teh sehingga citarasa tetap prima. Jangan menyeduh teh dengan air terlalu panas, cukup air dengan kisaran suhu 80o C agar kafein dan tannin tidak banyak terekstrak sehingga warna tidak terlalu pekat dan citarasa tetap prima.

 Jangan pernah merebus teh, cara ini hanya akan membuat warna cairan lebih pekat dan aroma khas teh hilang. Merebus teh berulang juga membuat oksigen terlarut berkurang dan menurunkan citarasa teh. Menikmati teh juga bisa di variasikan dengan menambahkan susu, daun mint, jeruk lemon, kapulaga atau batang serai. Sajikan teh sesegera mungkin setelah diseduh karena teh tidak hanya diminum, namun juga dinikmati keharuman aromanya.

Jangan menyimpan teh berdekatan dengan bahan yang beraroma tajam karena teh sangat menyerap bau. Simpan di tempat tertutup rapat dan kering agar kualitas tetap baik. Teks & Foto:  Budi Sutomo

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.

  1. cipta ade

    Salam kenal Bpk Budi Sutomo. Artikel tentang teh yang menarik sekali. Saya percaya tentang khasiat teh bagi kehatan tubuh, selain banyak penelitian tentang teh dari berbagai negara akhir2 ini, juga karena saya banyak melihat secara langsung pasien yang menderita bermacam2 penyakit sembuh dengan minum teh. Ya, hanya dengan minum teh saja tanpa dengan tambahan obat2an lainnya. Ternyata khasiat teh memang Dahsyat! Saya hanya ingin memberikan sedikit tambahan koreksi tentang cara menyeduh teh agar hasil lebih maksimal. Suhu 70-80 derajat celcius biasanya sangat ideal untuk menyeduh teh putih dengan waktu 2-3 menit. Untuk teh hitam sebaiknya gunakan air panas 100 derajat celcius dengan waktu seduh 3-4 menit. Untuk teh hijau gunakan air panas dengan suhu 90-95 derajat celcius dengan waktu seduh 2-3 menit. Semakin lama menyeduh teh maka kandungan kafein juga akan semakin meningkat. Jadi untuk menyeduh teh sebaiknya sesuai dengan waktu yang telah ditentukan pada tiap jenis teh agar hasil, aroma dan khasiat sebuah teh maksimal, Selamat mencoba. Salam Sehat.

    September 24th, 2008 at 6:59 am

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • rhoes — lgy krn bgt n pkky a bgt deh,n lgy yg plg a sk DEMI CINTA n BERPISAH,KERISPATIH truss berkrya
  • kolom — ga tauh.. sotoi lo..
  • kolom — ya tuh.. sotoi lo..
  • nurli — hello sheila on7... ak suka bgt smW lagu2 so7.. bikin Hidup lebih Hidup!!!! nuat DuTa makin keren aj.. hehe sukSes SLalu bt kalian...
  • Nindya,, — Q yakin,,,buku baru ini PASTI keren bgtz... "RectoVesco" ide yang briliant!!!! pasti orang2 yang sneng sm karyanya mb' dee bakal termehek-mehek... single 'malaikat ...
  • godai vocalis — kata-kata dalam lirik lagu ngak berpengaruh broo...baku or tidak baku yang penting mudah diterima..pendengar...and lagu nya komersil,buat apa loe buat ...
  • Asyrofi — Sheila On 7, slalu yang terbaik pkkx dh.
  • Ian Andrianto — Guys, coba ke Radio Suara Mitra Kompleks Mapolda Jatim. Ini lagi butuh penyiar...coba call ke 828 9333, pukul 08-16.00, hari ...
  • abi — aq abi dy shamarinda !!!!kpn manggung dy shamarinda?????? dy tgu y!!!!!wooow gila euiii FM kern mkch Y tas musicx !pa ...
  • nada musik indonesia — salam........tukar tukar link ya...................