Bumbu Dapur - Daun Basil
— Budi Sutomo
closeAuthor: Budi Sutomo
Name: Budi Sutomo
Site: http://myhobbyblogs.com/food/
About: Pria kelahiran Purbalingga-Jawa Tengah ini memang menyukai dunia kuliner sejak remaja. Setelah lulus SMKK N Purwokerto Jurusan Jasa Boga, Budi melanjutkan studi S1 di IKIP Negeri Semarang (UNES) Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Program Studi Tata Boga.
Dunia kuliner dan gizi merupakan bidang yang ia minati. Karirnya di dunia kuliner dan gizi tidak diragukan lagi. Beragam hotel, restoran hingga mendalami kuliner Asia Di Thailand pernah dijalaninya. Lebih dari 22 buku gizi dan kuliner sudah diterbitkan oleh PT Primamedia Pustaka (Gramedia Group) dan PT. Puspa Swara dan PT. Kawan Pustaka.
Posisi Redaktur Boga majalah wanita Kartini dan Majalah Sartika pernah dia jabati. Kini masih aktif menulis buku, menjadi kontributor di majalah Info Sehat, Baby Guide dan Kid Guide (Max Media-Bali), tabloid ginjal Yagina, media online www.sendokgarpu.com dan bekerja sebagai pengasuh rubrik Diet dan Nutrisi di majalah kesehatan Dokter Kita.
Selain sebagai penulis, dibawah bendera Tom's & Friend PH Food, Budi menjalani profesinya sebagai food stylist untuk produk iklan makanan di media cetak dan elektronik.See Authors Posts (194) • April 2nd, 2008

Basil (Ocimum basilicum)
Sepintas mirip daun kemangi, namun tekstur daunya lebih kokoh dan aromanya tidak setajam daun kemangi. Daun basil banyak digunakan pada masakan Eropa dan sebagian negara Asia seperti Thailand, Vietnam dan Laos. Aromanya mirip dengan daun kemangi. Biasanya ditambahkan pada hidangan pasta, mie, hidangan daging, sup, olahan ikan atau salad. Dijual dalam bentuk kering dan segar. Teks & Foto: Budi Sutomo.
Topik: Uncategorized
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.