You're here: My Hobby Blogging » Info Boga » Article: Tepung Terigu - Lain Jenis Lain Gunanya
Anda pernah gagal membuat kue? Seperti roti tidak mengembang sempurna, cake menjadi bantat atau tekstur kue kering tidak rapuh. Jika pernah, kemungkinan besar anda salah memilih jenis tepung terigu. Mari kita kenali karakteristik dari masing-masing jenisnya.
Sampai saat ini tepung terigu merupakan produk impor yang didatangkan dari negara-negara subtropis seperti Amerika dan Australia. Biasanya terigu datangkannya masih berupa butiran biji gandum. Melalui proses pencucian, pengupasan sekam, penggilingan dan pemutihan (bleaching) maka jadilah tepung terigu seperti yang kita kenal. Di dalam proses pembuatan tepung terigu akan dihasilkan beragam tepung turunan. Seperti pada tahap penggilingan, sekam dan lembaga dipisahkan menjadi flake flour, bagian endosperma dihaluskan menjadi tepung terigu dan partikel endosperma yang berbentuk granular kasar dikenal dengan tepung semolina.
Jenis Tepung Terigu
Di pasaran banyak beredar jenis tepung terigu yang masing-masing memiliki karakteristik dan fungsi berlainan. Mari kita kenali lebih dekat:
Hard Wheat (Terigu Protein Tinggi)
Dipasaran lebih dikenal dengan terigu Cakra Kembar. Tepung ini diperoleh dari gandum keras (hard wheat). Kandungan proteinnya 11-13%. Tingginya protein terkandung menjadikan sifatnya mudah dicampur, difermentasikan, daya serap airnya tinggi, elastis dan mudah digiling. Karakteristik ini menjadikan tepung terigu hard wheat sangat cocok untuk bahan baku roti, mie dan pasta karena sifatnya elastis dan mudah difermentasikan.
Medium Wheat (Terigu Protein Sedang)
Jenis terigu medium wheat mengandung 10%-11%. Sebagian orang mengenalnya dengan sebutan all-purpose flour atau tepung serba guna, di pasaran lebih dikenal dengan sebutan tepung Segitiga Biru. Dibuat dari campuran tepung terigu hard wheat dan soft wheat sehingga karakteristiknya diantara kedua jenis tepung tersebut. Tepung ini cocok untuk membuat adonan fermentasi dengan tingkat pengembangan sedang, seperti donat, bakpau, bapel, panada atau aneka cake dan muffin.
Soft Wheat (Terigu Protein Rendah)
Tepung ini dibuat dari gandum lunak dengan kandungan protein gluten 8%-9%. Sifatnya, memiliki daya serap air yang rendah sehingga akan menghasilkan adonan yang sukar diuleni, tidak elastis, lengket dan daya pengembangannya rendah. Cocok untuk membuat kue kering, biscuit, pastel dan kue-kue yang tidak memerlukan proses fermentasi. Di pasaran tepung ini lebih dikenal dengan nama terigu Cap Kunci.
Self Raising Flour
Jenis tepung terigu yang sudah ditambahkan bahan pengembang dan garam. Penambahan ini menjadikan sifat tepung lebih stabil dan tidak perlu menambahkan pengembang lagi ke dalam adonan. Jika sukar didapat, tambahkan satu sendok teh baking powder ke dalam sekilo tepung sebagai gantinya. Self raising flour sangat cocok untuk membuat cake, muffin, dan kue kering. Jika tidak tersedia bisa diganti dengan mencampur ½ kg tepung terigu dengan 1 sdt baking powder, aduk rata.
Enriched Flour
Adalah tepung terigu yang disubstitusi dengan beragam vitamin atau mineral dengan tujuan memperbaiki nilai gizi terkandung. Biasanya harganya relatif lebih mahal. Cocok untuk kue kering dan bolu.
Whole Meal Flour
Tepung ini biasanya dibuat dari biji gandum utuh termasuk dedak dan lembaganya sehingga warna tepung lebih gelap/cream. Terigu whole meal sangat cocok untuk makanan kesehatan dan menu diet karena kandungan serat(fiber) dan proteinya sangat tinggi. Teks&Foto: Budi Sutomo
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi Ada 4 komentar untuk artikel ini.
apiet
pak budi, saya pakai ya, definisi2 tepung ini untuk membuat karya tulis, boleh yah? soalnya waktunya mepet banget, nyari di perpus mana sempet… apalagi yang disini penjelasannya lumayan ngena…gimana? (termasuk plagiat ga c?)tq
Jawab:
silahkan saja, asal disebutkan sumbernya. salam
budi
July 1st, 2008 at 2:55 pm
trisna
Pak Budi ada engga kue kering yang bahan dasarnya tepung beras. Kan biar engga terpaku sama tepung terigu aja … Kalo kue basah kan banyak dari tepung beras, tapi saya jarang banget denger kue kering yang dari tepung beras he3..
trimakasi Pak Budi
Jawab:
tepung beras sifatnya keras ketika dipanggang dan liat, memang kurang cocok untuk bahan kue kering. salam.
July 15th, 2008 at 11:00 am
Suwandi
Pak Budi, sy tertarik dgn per tepung an.
Sy ingin jual produk sy tepung hunkwe dari pati kacang hijau, kemana dan siapa pasar yang di tuju ? tks
Jawab:
ada yang bisa membantu pak suwandi memasarkan tepung hunkwe?
salam
budi sutomo
December 13th, 2008 at 11:28 pm
Ivonne Octavianus
Mau tanya, kq tepung terigu lama kelamaan ber kutu ya?? Harusnya gmn biar tidak cpet ber kutu???
jawab:
disimpan di dalam tempat yang sejuk, kering dan dalam wadah tertutup rapat.
October 7th, 2009 at 7:02 pm