Daun Kelor - Sumber Vitamin A Alami
— Budi Sutomo
closeAuthor: Budi Sutomo
Name: Budi Sutomo
Site: http://myhobbyblogs.com/food/
About: Pria kelahiran Purbalingga-Jawa Tengah ini memang menyukai dunia kuliner sejak remaja. Setelah lulus SMKK N Purwokerto Jurusan Jasa Boga, Budi melanjutkan studi S1 di IKIP Negeri Semarang (UNES) Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Program Studi Tata Boga.
Dunia kuliner dan gizi merupakan bidang yang ia minati. Karirnya di dunia kuliner dan gizi tidak diragukan lagi. Beragam hotel, restoran hingga mendalami kuliner Asia Di Thailand pernah dijalaninya. Lebih dari 22 buku gizi dan kuliner sudah diterbitkan oleh PT Primamedia Pustaka (Gramedia Group) dan PT. Puspa Swara dan PT. Kawan Pustaka.
Posisi Redaktur Boga majalah wanita Kartini dan Majalah Sartika pernah dia jabati. Kini masih aktif menulis buku, menjadi kontributor di majalah Info Sehat, Baby Guide dan Kid Guide (Max Media-Bali), tabloid ginjal Yagina, media online www.sendokgarpu.com dan bekerja sebagai pengasuh rubrik Diet dan Nutrisi di majalah kesehatan Dokter Kita.
Selain sebagai penulis, dibawah bendera Tom's & Friend PH Food, Budi menjalani profesinya sebagai food stylist untuk produk iklan makanan di media cetak dan elektronik.See Authors Posts (194) • June 8th, 2008

Setelah Anda membaca artikel ini, sepertinya Anda tidak perlu lagi mengonsumsi supplement vitamin A untuk menjaga kesehatan mata. Daun kelor (Moringa oleifera) ternyata sangat kaya akan kandungan vitamin A.
Sepintas daun kelor mirip dengan daun katuk, bentuknya bulan dan berwarna hijau. Tanaman kelor merupakan pohon berkayu yang tingginya bisa mencapai 6 meter. Biji tuanya bisa dimanfaatkan sebagai penjernih air sumur yang keruh. Sedangkan daunnya enak dimakan menjadi beragam masakan.
Keunggulan daun kelor terletak pada kandungan nutrisinya, terutama golongan mineral dan vitamin. Setiap 100 g daun kelor mengandung 3390 SI vitamin A. Dua kali lebih tinggi dari bayam dan tigapuluh kali lebih tinggi dari buncis. Daun kelor juga tinggi kalsium, sekitar 440 mg/100 g, serta fosfor 70 mg/100 g. Aroma daun kelor agak langu, namun aroma berkurang ketika daun mudanya diolah menjadi sayur bening atau sayur bobor. Teks & Foto: Budi Sutomo
Topik: Ulas Bahan
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
Sulantara
kelor, diperkirakan dapat mencegah dan mengobati rematik. kira-kira zat apa yang dimiliki oleh kelor tersebut terhadapa kemampuannya menangani rematik?
Jawab:
ada yang tau jawabannya?
June 25th, 2008 at 7:28 am