You're here: My Hobby Blogging » Info Boga » Article: Kue Tradisional - Wingko Babat Semarang
Kue ini memiliki tingkat kegagalan yang rendah, mengingat pembuatannya tidak diperlukan teknik fermentasi atau pengocokan telur yang rumit. Namun rasanya, luar biasa. Legitnya ketan dan gurihnya santan terasa lezat di lidah. Apalagi aroma wangi vanili semakin menggugah selera. Resep/Dapur Uji/Food Stylist/Foto: Budi Sutomo
Wingko Babat
Bahan:
Tepung ketan 500 g
Tepung kanji 50 g
Gula pasir 350 g
Santan kental dari 1 butir kelapa 250 ml
Kelapa setengah tua, kupas, parut memanjang 350 g
Margarin 1 sdm
Daun pandan, simpulkan 1 lembar
Garam halus ½ sdt
Pasta vanili/vanili bubuk ¼ sdt
Daun pisang/kertas minyak untuk alas
Olesan, aduk rata:
Kuning telur 2 butir
Margain ½ sdm
Cara Membuat:
Didihkan santan, gula pasir, garam dan daun pandan. Rebus hingga mendidih dan tekstur agak mengental.
Di tempat terpisah, campur tepung ketan, tepung kanji, kelapa parut, margarin dan vanili, aduk rata. Tambahkan rebusan santan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk-aduk hingga kalis dan berminyak.
Siapkan loyang yang sudah dialasi dengan daun pisang atau kertas minyak. Tuang adonan wingko, ratakan.
Panggan di dalam oven bertemperatur 160oC selama 20 menit, keluarkan kue dari oven, olesi permukaanya dengan bahan olesan. Panggang kembali kue selama 25 menit atau hingga kue matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat, dinginkan.
Potong-potong kue, bungkus dengan plastik mika atau kertas minyak. Masukkan dalam kemasan bok karton. Wingko siap dipasarkan.
Untuk ± 20 Potong
Tip: Untuk variasi rasa dan menghendaki wingko berwarna cokelat, tambahkan 2 sdt pasta cokelat dan 2 sdm bubuk cokelat ke dalam adonan wingko. Memotong wingko sebaiknya saat adonan sudah dingin agar bentuk potongan bagus.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi Ada 5 komentar untuk artikel ini.
novano
seharurnya judul artikelnya jangan wingko babat semarang,, tapi wingko semarang aja karena wingko babat itu asli produk dari daerah babat yaitu daerah yang masih dikawasan lamongan jatim
June 21st, 2008 at 11:48 am
saya
hahahaha
hahahahah
kan sama ajah!!
sama sama wingko. hahaha
August 21st, 2008 at 1:20 pm
rina
kayanya enak ya… hehehehe…
October 16th, 2008 at 9:58 pm
Any
nyammmy…….
mau dunkzzzz……
July 28th, 2009 at 4:22 pm
Chrizt
Langsung blg ah sama mama spy buat wingko babad,,kan udh nemu resep yg ciamik!! :)
September 6th, 2009 at 4:41 am