You're here: My Hobby Blogging » Info Boga » Article: Pisang - Sumber Energi Instan & Lancarkan Fungsi Otak
Pisang (Musa paradisiaca L.) mengandung energi yang tinggi dan lebih cepat diserap tubuh dibandingkan nasi atau roti. Karenanya pisang merupakan alternatif sumber kalori instan yang lebih alami dan sehat.
Buah pisang memiliki cita rasa yang lezat dan tekstur yang lunak sehingga mudah dicerna. Selain energi, pisang juga mengandung nutrisi lain yang bermanfaat bagi kesehatan. Seperti karbohidrat, protein, kalsium, fosfor, vitamin A, vitamin C vitamin B1, dan serat.
Sejarah Pisang
Tanaman pisang berasal dari Asia Tenggara, India, dan Brasil. Habitat asli tanaman pisang adalah hutan tropis, namun tanaman ini dapat tumbuh subur baik di dataran rendah maupun tinggi. Tanaman pisang merupakan tanaman semusim yang akan mati setelah sekali berbuah, namun tunas anakan akan menggantikan tanaman induk dan siap menghasilkan buah baru.
Buah pisang adalah buah berbuah tanpa mengenal musim sehingga mudah dijumpai sepanjang tahun. Selain dikonsumsi matang sebagai buah meja, pisang mentah juga dapat diolah menjadi keripik pisang maupun tepung pisang.
Kaya Nutrisi
Buah pisang memiliki kandungan nutrisi lengkap, dengan mengkonsumsi satu buah pisang Anda sudah tercukupi kebutuhan minimal tubuh akan nutrisi esensial. Pisang sumber energi yang cukup tinggi, kaya mineral. Seperti kalium fosfor, besi, magnesium, dan kalsium. Kandungan vitamin di dalam buah pisang cuga cukup tinggi, seperti vitamin C, A dan golongan vitamin B. Meskipun tidak terlalu tinggi, kandungan lemak dan protein semakin memperkaya nutrisi buah pisang.
Tabel Perbandingan Komposisi Zat Gizi Pisang dan Beras
| Komposisi Kimia | Tepung Pisang | Pisang Segar | Beras |
| Air (%) | 3.00 | 70.00 | 12.00 |
| Karbohidrat (%) | 88,60 | 27.00 | 80.20 |
| Serat Kasar (%) | 2.00 | 0.50 | 0.30 |
| Protein (%) | 4.40 | 1.20 | 6.70 |
| Lemak (%) | 0.80 | 0.30 | 0.40 |
| Abu (%) | 3.20 | 0.90 | 0.50 |
| Kalsium (ppm) | 32.00 | 80.00 | 24.00 |
| Sodium (ppm) | 4.00 | - | 5.00 |
| B-karotin (ppm) | 760.00 | 2.40 | - |
| Thiamine (ppm) | 0.18 | 0.50 | 0.07 |
| Riboflavin (ppm) | 0.24 | 0.50 | 0.07 |
| Asam akorbat (ppm) | 7.00 | 120.00 | - |
| Kalori (kal/100 gr) | 340.00 | 104.00 | 363.00 |
Catatan: kadar kalsium, dan sodium dihitung dalam mg/100 g
Sumber: Direktorat Gizi Deprtemen Kesehatan RI, 1979
Sumber Energi dan Lancarkan Fungsi Otak
Nilai energi pisang, yaitu sekitar 136 kalori setip 100 g energi yang secara keseluruhn berasal dari karbohidrat. Karbohidrat pisang menyediakan energi lebih cepat dibandingkan nassi, roti atau biscuit. Kareanya banyak atlet untuk mendongkrak stamina mengkonsumsi buah pisang di sela waktu istirahat sebagai cadangan energi.
Karbohidrat di dalam buah pisanag merupakan karbohidrat kompleks, kondisi ini menjadikan buah pisang menyediakan energi tubuh yang dapat diserap dalam waktu yang tidak terlalu lama, namun juga tidak terlalu cepat seperti halnya gula atau sirup.
Kandungan gula di dalam buah pisang merupakan gula buah atau fruktosa yang mempunyai indeks glikemik rendah. Gula buah baik dikonsumsi karena mampu menyediakan cadangan energi bagi tubuh.
Untuk beraktifitas otak memrlukan energi berupa glukosa. Berkurangnya glukosa bagi otak akan mempengaruhi daya ingat. Glukosa darah yang diperlukan otak ini bisa diperoleh dari buah pisang. Andapun tidak perlu takut kegemukan mengkonsumsi buah pisang dalam jumlah banyak karena kandungan lemak dan proteinya rendah.
Keunggulan lain buha pisanga dalah kandungan vitami B6 atau piridoksin yang relatif lebih tinggi dibandingkan buah-buahan lain. Vitamin ini berfungsi sebagai koenzim dalam reaksi metabolisme protein, kususnya serotonin. Serotonin ini diduga berperan aktif sebagai neurotransmitter yang berfungsi melancarkan fungsi otak.
Keunggulan buah pisang semakin komplit karena mengandung seat yang tinggi. Serat di dalam buah pisang sekitar 3,7 %. Serat ini bermanfaat memberikan rasa kenyang lebih lama. Sangat baik dikonsumsi bagi anda yang sedang diet menurunkan berat badan. Serat juga mampu mencegah kanker saluran pencernaan karena serat mampu mengikat zat karsinogen di dalam saluran pencernaan.
Ragam Olahan Pisang
Buah pisang sangat fleksibel diolah menjai hidangan lezat dan bergizi. Pisang mentah bisa diolah menjadi keripik pisang maupun tepung pisang. Dengan dijadikannya pisang mentah menjadi tepung, nilai ekonomi pisang menjadi meningkat karena harganya lebih mahal. Tepung pisang dibuat dengan cara, mengupas pisang mentah, dikeringkan hinga kering dan digiling, kemudian diayak. Tepung pisang ini bisa digunakan sebagai bahan baku kue, cookies, dan cake.
Pisang matang ditandai dengan warna kulit berubah menjadi kuning, rasa manis dan tekstur menjadi lunak. Selain dimakan begitu saja sebagai buah meja, pisang matang bisa digunakan sebagai beragam hidangan lezat. Kolak pisang, pisang goreng, salda buah, jus pisang, cake pisang, ice cream pisang, brownies pisang dan pisang molen. Pilih pisang yang matang benar dan tua agar rasanya manis dan tidak sepat. Pisang tua ditandai dengan bentuk pisang yang padat dan warna kulitnya mengkilat. Jangan menyimpan pisang di dalam kulkas, karena warna kulit pisang akan berubah menjadi kehitaman. Jangan membiarkan pisang terkupas terlalu lama, selain merusak kandungan vitamin, proses oksidasi dengan udara menyebabkan reaksi browning yang menyebabkan warna buah menjadi kecokelatan. Teks & Foto: Budi Sutomo
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.