You're here: My Hobby Blogging » Info Boga » Article: Susu Kedelai - Tinggi Protein & Non Kolesterol
Kedelai adalah bahan pangan yang kaya akan zat gizi. Nutrisnya semakin meningkat ketika diolah menjadi susu kedelai. Selain kaya protein susu kedelai juga mengandung beragam vitamin esensial, non kolesterol dan tidak menimbulkan lactose intolerance.
Susu sapi merupakan sumber protein dan vitamin yang baik, namun kenaikan haga bahan bakar berimbas terhadap naiknya bahan pangan termasuk susu sapi. Namun jangan berkecil hati, banyak sumber protein dan vitamin dengan harga yang relatif lebih murah. Seperti susu kedelai, keunggulan susu kedelai adalah memiliki susunan asam amino yang mirip dengan susu sapi, non kolesterol, serta tidak menimbulkan ganguan lactose intolerance.
Membuat Susu Kedelai
Di pasaran dijual dua jenis susu kedelai. Pertama adalah susu kedelai bubuk, perlu dilarutkan dengan air hangat sebelum diminum. Jenis kedua adalah susu kedelai cair siap minum. Jika Anda memiliki waktu luang, membuat susu kedelai sendiri jauh lebih murah dan terjaga kebersihannya.
Susu kedelai mudah dibuat dan tidak memerlukan peralatan yang rumit. Tahap pertama membuat susu kedelai adalah memilih jenis kedelai yang baik. Untuk susu kedelai sebaiknya dipilih kedelai kuning (putih). Cuci bersih kedelai berkualitas baik. Proses selanjutnya adalah merebus kedelai selama 30 menit pada suhu 70 derajat celcius. Biji kedelai kemudian digiling dengan menambahkan 1 % kacang tanah rebus untuk melembutkan rasa susu dan 1 sdm biji wijen sangrai setiap 3 kg biji kedelai. Penambahan biji wijen bertujuan untuk mengurangi bau langu kedelai. Dalam proses penggilingan biji kedelai, tambahkan air dengan prosentase 1: 10 antara kedelai dan air. Bubur kedelai ini kemudian di rebus selama 25-30 menit. Saring dan didihkan kembali cairan sari kedelai. Selagi panas, masukan dalam botol dan seterilkan susu kedelai dalam botol dengan cara pasteurisasi, caranya dengan mengukus atau merebus botol berisi susu selama 15 menit. Dinginkan dan simpan di dalam lemari pendingin. Susu kedellai siap diminm dan dapat disimpan selama 5-10 hari.
Tinggi Protein
Kedelai mengandung 35-40 persen protein, paling tinggi diantara ratusan jenis kacang-kacangan. Protein kedelai setara dengan protein yang ada di dalam daging. Namun demikian olahan kedelai seperti susu kedelai biasanya memiliki aroma yang langu serta mengandung zat sejenis oligosakarida. Zat ini tidak bisa dicerna oleh tubuh dan bisa menyebabkan perut kembung atau flatulensi. Namun kekurangan ini bisa dihilangkan dengan cara perendaman dan perebusan.
Susu kedelai tinggi protein, terutama jenis asam amino lisin. Semakin sedikit air yang ditambahkan ke dalam susu kedelai makan semakin tinggi nilai proteinnya. Idealnya susu kedelai mengandung kadar protein 3%. Balita yang minum 2 gelas susu kedelai akan terpenuhi 30% dari total kebutuhan protein harian. Mutu protein susu kedelai juga setara dengan susu sapi. Protein eficiency ratio (PER) susu sapi adalah 2,5 sedangkan susu kedelai 2,3, artinya setiap gram protein yang dimakan dapat meningkatkan berat badaan 2,3 g.
Non Kolesterol
Susu kedelai aman dikonsumsi segala usia, terutama bagi penderita kolesterol tinggi dan pengidap penyakit jantung. Susu kedelai juga rendah lemak dan proteinnya tidak menimbulkan energi, sangat tepat diminum bagi orang yang sedang menjalani diet rendah lemak atau sedang program menurunkan berat badan.
Keunggulan lain susu kedelai adalah kaya akan vitamin dan kalsium. Di dalam susu sapi terkandung vitamin E, K, B1, B2, Niasin. Dari golongan mineral, kandungan susu kedelai juga tidak mengecewakan. Mineral seperti natrium, besi, kalsium dan fosfor terdapat di dalam susu kedelai.
Tip Mengonsumsi Susu Kedelai
- Perhatikan tanggal kedaluarsa jika membeli susu kedelai di dalam kemasan.
- Tambahkan aroma, seperti vanili, cokelat atau aroma buah-buahan untuk mengurangi aroma langu susu kedelai.
- Tambahkan gula secukupnya untuk meningkatkan cita rasa. Jangan menambahkan gula terlalu banyak, tambahkan 5-7 persen saja.
- Olah susu kedelai menjadi bahan baku puding, yoghurt tau campuran jus agar nilai gizi meningkat.
- Kadar protein minimal 3 %
- Kandungan bakteri maksimum 300 koloni per gram
- Sajikan hangat atau dingin karena citarasanya lebih nikmat.
Kandungan Gizi Susu Kedelai
Energi 37 kkal
Protein 2.8 g
Lemak 1.5 g
Karbohidrat 3.6 g
Serat 0.1 g
Kalsium 18 mg
Besi 1.2 mg
Vitamin B1 0.05 mg
Vitamin B2 .02 mg
Sumber: Direktorat Gizi Deparemen Kesehatan RI
Teks: Budi Sutomo
Foto: Net
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
Nur
Mas, kedelainya perlu direndam dulu nggak? biar ngembang gitu seperti mo bikin tahu.
jawab:
tidak perlu rendam, cukup dicuci bersih saja.
September 16th, 2009 at 3:49 am