Hidangan Ibu Menyusui Lancarkan ASI

dscn0027.jpg

Diperlukan gizi yang tinggi untuk ibu menyusui. Mengingat selain untuk kebutuhan gizi tubuh, ibu menyusui juga harus memproduksi ASI. Berikut hidangan sehat untuk ibu menyusui yang dapat melancarkan produksi ASI. Daun katuk mengandung laktagogum yang dapat melancarkan proses produksi ASI. Selain itu daun katuk juga kaya betakaroten (provitamin A), vitamin C, zat besi, fosfor dan kalsium, nutrisi esensial untuk ibu menyusui. Sup daun katuk bisa menjadi pilihan menu Anda di kala hamil. Selamat Mencoba. Resep/Dapur Uji/Foto: Budi Sutomo.

Sup Daun Katuk

Bahan:

600 ml kaldu ayam/air

100 g daun katuk

50 g jangung muda pipilan

50 g wortel, potong-potong

1 batang daun bawang, iris halus

2 cm temu kunci/kencur, iris halus

4 siung bawang merah, iris halus

2 siung bawang putih, haluskan

1 sdt gula pasir

½ sdt garam halus

Cara Membuat:

  1. Didihkan kaldu/air, masukkan temu kunci, bawang merah, bawang putih, gula pasir dan garam. Masak hingga mendidih.

  2. Masukkan jagung, potongan wortel, daun katuk dan daun bawang, aduk rata. Masak hingga semua bahan matang. Angkat.

  3. Tuang ke atas mangkuk saji. hidangkan hangat.

Untuk 2 Porsi

Daun Kelor - Sumber Vitamin A Alami

dsc03251.JPG

Setelah Anda membaca artikel ini, sepertinya Anda tidak perlu lagi mengonsumsi supplement vitamin A untuk menjaga kesehatan mata. Daun kelor (Moringa oleifera) ternyata sangat kaya akan kandungan vitamin A.

Sepintas daun kelor mirip dengan daun katuk, bentuknya bulan dan berwarna hijau. Tanaman kelor merupakan pohon berkayu yang tingginya bisa mencapai 6 meter. Biji tuanya bisa dimanfaatkan sebagai penjernih air sumur yang keruh. Sedangkan daunnya enak dimakan menjadi beragam masakan.

Keunggulan daun kelor terletak pada kandungan nutrisinya, terutama golongan mineral dan vitamin. Setiap 100 g daun kelor mengandung 3390 SI vitamin A. Dua kali lebih tinggi dari bayam dan tigapuluh kali lebih tinggi dari buncis. Daun kelor juga tinggi kalsium, sekitar 440 mg/100 g, serta fosfor 70 mg/100 g. Aroma daun kelor agak langu, namun aroma berkurang ketika daun mudanya diolah menjadi sayur bening atau sayur bobor. Teks & Foto: Budi Sutomo

Masakan Khas Jawa Barat

dsc_0238.JPG

Meskipun sedikit repot membuatnya, saya percaya Anda akan puas menikmati hasilnya. Lauk dari ayam ini memang lezat. Cita rasanya sarat bumbu. Apalagi sentuhan aroma bakar dari teknik memasak dibakar yang menimbulkan aroma harum. Hm…sungguh menggugah selera. Resep/Foto/Dapur Uji/Food Stylist: Budi Sutomo

Pais Ayam

Bahan:

600 g daging ayam, potong-potong

250 ml santan kental

3 sdm minyak goreng

Daun pisang secukupnya

Bumbu:

5 butir bawang merah, haluskan

4 siung bawang putih, haluskan

4 lembar daun salam, potong-potong

2 batang serai, ambil bagian putihnya, potong kasar

6 butir kemiri, haluskan

1 sdt ketumbar, haluskan

2 cm kunyit, haluskan

2 cm lengkuas, memarkan

½ sdt lada halus

1 sdt gula pasir

¼ sdt jintan, haluskan

½ sdt garam halus

Cara Membuat:

  1. Panaskan minyak, tumis semua bumbu halus hingga harum. Masukkan lengkuas, daun salam, garam, gula pasir, dan serai, aduk rata.

  2. Masukkan potongan ayam, aduk hingga ayam berubah warna. Tuang santan.masak hingga santan mengental. Angkat.

  3. Ambil daun pisang, masukkan beberapa potongan ayam beserta bumbu. Bungkus menyerupai lontong. Semat kedua ujungnya dengan lidi.

  4. Bakar di atas bara api atau di dalam oven hingga daun pisang layu. Angkat. Atur di dalam pinggan saji, hidangkan hangat.

Untuk 4 Porsi

Masakan Sumatra

kalio-telur-puyuh.JPG

Ternyata tidak hanya daging sapi, ikan dan ayam saja yang lezat diolah menjadi kalio. Hidangan berkuah santan sarat bumbu ini ternyata cocok ditambahkan telur puyuh sebagai bahan dasarnya. Serlamat Mencoba. Resep/Dapur Uji/Foto/Food Sylist: Budi Sutomo

Kalio Telur Puyuh

Bahan:

15 butir telur puyuh, rebus, kupas

100 g buncis, potong dadu

100 g wortel, potong dadu

400 ml santan

Bumbu:

3 buah cabe merah, haluskan

4 butir bawang merah, haluskan

1 sdt ketumbar, haluskan

1 lembar daun jeruk

1 lembar daun kunyit, potong-potong

1 batang daun bawang, iris halus

2 cm jahe, memarkan

1 batang serai, memarkan

1 cm lengkuas, memarkan

2 potong asam gelugur/kandis

2 sdt gula pasir

½ sdt garam halus

Cara Membuat:

  1. Rebus santan bersama semua bumbu halus, daun jeruk, daun kunyit, serai, jahe, lengkuas, asam kandis/gelugur, gula pasir dan garam. Masak sambil diaduk-aduk hingga mendidih.
  2. Masukkan telur puyuh, masak hingga kuah agak mengental. Tambahkan buncis, wortel dan daun bawang, masak hingga bumbu meresap. Angkat. Tuang ke dalam pinggan saji. Hidangkan hangat.

Untul 4 Porsi

Masakan Sulawesi - Udang Rica-Rica

rica-rica-udang.JPG

Tidak hanya daging ayam dan ikan yang lezat diolah dengan bumbu rica-rica. Udang pun tidak kalah menggugah selera. Apalagin disajikan dengan nasi panas. Saya percaya, sepiring nasi rasanya tak cukup sebagai penyerta hidangan lezat ini. Resep/Dapur Uji/Foto/Food Stylist: Budi Sutomo

Udang Rica-Rica

Bahan:

400 g udang, bersihkan

4 sdm minyak goreng

2 buah tomat, potong dadu

Bumbu:

7 buah cabe merah, haluskan

4 buah cabe rawit, haluskan

2 sdm air jeruk nipis

5 siung bawang putih, haluskan

6 butir bawang merah, haluskan

½ sdt terasi, sangrai, haluskan

2 cm jahe, memarkan

½ sdt garam halus

Cara Membuat:

1. Panaskan minyak, tumis semua bumbu halus hingga harum. Masukkan udang, aduk hingga udang berubah warna.

2. Tambahkan potongan tomat, jahe, garam dan air jeruk nipis. Masak hingga bumbu meresap. Angkat. Tuang ke dalam pinggan saji. Hidangkan hangat.

Untuk 4 Porsi

Petai Cina - Bikin Rambut Rontok?

 petai-cina.JPG

Petai cina ( Leucaena glauca) atau sering juga disebut lamtoro semakin susah dijumpai. Padahal bahan pangan ini memiliki cita rasa yang khas dan menambah napsu makan.

Cita rasanya mirip petai, aromanya khas dan menggugah selera makan. Biji petai cina biasa dijadikan bahan campuran pelas, urap, botok, buntil atau pecal. Buah muda beserta kulitnya enak dimakan mentah sebagai lalapan.

Namun jangan mengkonsumsi petai cina terlalu banyak dan jangka waktu lama karena mengandung zat mimosin penyebab kerontokan rambut. Namun jangan khawatir, mimosin mudah hilang selama proses pemasakan  dan perendaman. Konon petai cina juga dapat membasmi cacing kremi pada anak-anak. Teks&Foto: Budi Sutomo.

Buah Jeruk, Cegah Kanker & Serangan Jantung

 _mg_0036.JPG

Puluhan varietas jeruk ada di muka bumi. dari yang bercitarasa asam hingga manis. Walaupun berbeda warna, bentuk dan rasa, jeruk memiliki eksamaan, yaitu kaya akan antioksidan, tinggi mineral dan vitamin C.

Jeruk Bali ( Citrus maxima)

Bentuknya besar dengan daging buah berwarna putih ataug merah muda. Jeruk ini memiliki cita rasa manis, asam dan segar karena banyak mengandung air. Jeruk bali mengandung vitamin B, provitamin A, vitamin B1, B2 dan asam folat. Setiap 100 g jeruk bali mengandung 53 kkal energi, protein 0,6 g, lemak 0.2 g, karbohidrat 12.2 g, retinol 125 mcg, kalsium 23 mg dan 27 mg fosfor. Kandungan lain seperti flavonoid, pektin dan lycopene menjadikan buah ini semakin kaya akan zat-zat yang bermanfaat bagi kesehatan.

Beragam manfaat bisa diperoleh jika mengkonsumsi jus jeruk bali. Senyawa terkandung di dalam jeruk bali mampu mencegah kanker, menurunkan risiko penyakit jantung, melancarkan saluran pencernaan, menjaga kesehatan kulit, mencegah konstipasi, menurunkan kolesterol dan mencegah anemia.

Jeruk Manis/orange (Citrus Aurantium)

Jenis manis mengandung betakaroten dan bioflavanoid yang dapat memperkuat dinding pembuluh darah kapiler. Pektinnya juga banyak terapat dalam buah dan kulit jeruk, manfaatnya membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan mingkatkan kolesterol baik (HDL). Jeruk juga berlimpah kandungan flavanoidnya, seperti flavanpis yang berfungsi sebagai antioksidan penangkal menangkap radikal bebas penyebab kanker. Flavanoid juga menghalangi reaksi oksidasi LDL yang menyebabkan darah mengental dan mencegah pengendapan lemak pada dinding pembuluh darah. Jeruk juga kaya akan kandungan gula buah yang dapat memulihkan energi secara cepat. Jeruk juga kaya akan serat (dietary fiber) yang dapat mengikat zat karsinogen di dalam saluran pencernaan. Manfaatnya sembelit, wasir dan kanker kolon bisa dihindari.

Di dalam 100 g jeruk manis mengandung energi 51 kkal, protein 0,9 g, lemak 0.2 g, karbohidrat 11.4 g, kalsium 33 mg, fosfor 23 mg, besi 0.4 mg, retinol 57 mcg dan asam askorbat 49 mg. Jejruk juga kaya akan serat yang dapat memperlancar proses pencernaan.

Jeruk Lemon (Citrus medica Linn) Di samping kandungan vitamin C yang melimpah, jeruk lemon juga kaya dengan vitamin B, E, natrium, dan beberapa mineral mikro yang dibutuhkan tubuh untuk sisitem imunitas (kekebalan) serta mencegah virus penyebab influenza. Lemon juga sarat

dengan kandungan bioflavanoid yang berperan sebagai antioksidan pencegah kanker. Flavanoid jeruk lemon berfungsi menghalangi oksidasi LDL sehingga aterosklerosis penyebab jantung dan stroke bisa dihindari. Jeruk lemon juga berlimpah kandungan serat berupa pektin yang baik untuk menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida.

Jeruk Nipis (Citrus auranfolia)

Banyak unsur senyawa kimia yang bemanfaat dalam jeruk nipis, seperti linalina setat, limonen, geranil asetat, sitral dan fellandren. Di dalam 100 gram buah jeruk nipis mengandung: vitamin C 27 mg kalsium 40 mg, fosfor 22 miligram, hidrat arang 12,4 g, vitamin B 1 0,04 mg, zat besi 0,6 mg, lemak 0,1 g, kalori 37 kkal, protein 0,8 g dan air 86 g. Jeruk nipis mengandung unsur-unsur senyawa kimia antara lain limonen, linalin asetat, geranil asetat, fellandren, sitral dan asam sitrat.

Dengan kandungan yang melimpah itu, tak heran jika jeruk nipis ampuh menghadang amandel, malaria, ambien, sesak nafas, influenza, batuk; sakit panas, sembelit, terlambat haid, perut mules saat haid; disentri, perut mulas, lelah, bau badan, keriput wajah. Tak kalah pentingnya, jeruk nipis mampu menghambat pembentukan kristal oksalat yang merupakan penyebab penyakit batu ginjal. Teks & Foto: Budi Sutomo

Resep Kue Pukis

58.JPG

Lembut, wangi, gurih dan lezat, demikian kata-kata yang tepat untuk mengungkapkan cita rasa kue mungil ini. Bahanya relatif murah dan mudah didapat, Anda ingin mencobanya? Resep berikut bisa menjadi panduan Anda turun ke dapur. Selamat Mencoba. Resep/Dapur Uji/Foto/Food Stylist: Budi Sutomo.

Bahan:

Tepung terigu protein sedang/cap segitiga biru 200 g

Telur ayam 4 butir

Gula pasir 125 g

Santan dari ½ butir kelapa 200 ml

Ragi instan/instan yeast 10 g

Margarin, lelehkan 40 g

Vanili bubuk/vanili pasta ¼ sdt

Garam halus ½ sdt

Cara Membuat:

1. Kocok telur, gula dan garam hingga mengembang kaku. Tambahkan tepung terigu, ragi instan, margarin dan vanili, aduk rata.

2. Masukkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga terbentuk adonan yang licin. Diamkan adonan selama 60 menit atau hingga adonan mengembang dan berbuih.

3. Panaskan cetakan pukis yang sudah dioles dengan sedikit margarin. Tuangkan adonan, panggang dengan api sedang hingga matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat, dinginkan.

4. Atur di dalam piring saji, hidangkan.

Untuk ± 20 buah

Tip: Untuk variasi isi, sebelum permukaan kue mengering, taburi meises, parutan keju, kismis atau cincangan kacang tanah sangrai. Adonan juga bisa ditambahkan dengan 1 sdt pasta cokelat dan 1 sdm cokelat bubuk untuk mendapatkan kue pukis berwarna cokelat.

Tepung Terigu - Lain Jenis Lain Gunanya

_mg_4383.jpg

Anda pernah gagal membuat kue? Seperti roti tidak mengembang sempurna, cake menjadi bantat atau tekstur kue kering tidak rapuh. Jika pernah, kemungkinan besar anda salah memilih jenis tepung terigu. Mari kita kenali karakteristik dari masing-masing jenisnya.

Sampai saat ini tepung terigu merupakan produk impor yang didatangkan dari negara-negara subtropis seperti Amerika dan Australia. Biasanya terigu datangkannya masih berupa butiran biji gandum. Melalui proses pencucian, pengupasan sekam, penggilingan dan pemutihan (bleaching) maka jadilah tepung terigu seperti yang kita kenal. Di dalam proses pembuatan tepung terigu akan dihasilkan beragam tepung turunan. Seperti pada tahap penggilingan, sekam dan lembaga dipisahkan menjadi flake flour, bagian endosperma dihaluskan menjadi tepung terigu dan partikel endosperma yang berbentuk granular kasar dikenal dengan tepung semolina.

Jenis Tepung Terigu

Di pasaran banyak beredar jenis tepung terigu yang masing-masing memiliki karakteristik dan fungsi berlainan. Mari kita kenali lebih dekat:

Hard Wheat (Terigu Protein Tinggi)

Dipasaran lebih dikenal dengan terigu Cakra Kembar. Tepung ini diperoleh dari gandum keras (hard wheat). Kandungan proteinnya 11-13%. Tingginya protein terkandung menjadikan sifatnya mudah dicampur, difermentasikan, daya serap airnya tinggi, elastis dan mudah digiling. Karakteristik ini menjadikan tepung terigu hard wheat sangat cocok untuk bahan baku roti, mie dan pasta karena sifatnya elastis dan mudah difermentasikan.

Medium Wheat (Terigu Protein Sedang)

Jenis terigu medium wheat mengandung 10%-11%. Sebagian orang mengenalnya dengan sebutan all-purpose flour atau tepung serba guna, di pasaran lebih dikenal dengan sebutan tepung Segitiga Biru. Dibuat dari campuran tepung terigu hard wheat dan soft wheat sehingga karakteristiknya diantara kedua jenis tepung tersebut. Tepung ini cocok untuk membuat adonan fermentasi dengan tingkat pengembangan sedang, seperti donat, bakpau, bapel, panada atau aneka cake dan muffin.

Soft Wheat (Terigu Protein Rendah)

Tepung ini dibuat dari gandum lunak dengan kandungan protein gluten 8%-9%. Sifatnya, memiliki daya serap air yang rendah sehingga akan menghasilkan adonan yang sukar diuleni, tidak elastis, lengket dan daya pengembangannya rendah. Cocok untuk membuat kue kering, biscuit, pastel dan kue-kue yang tidak memerlukan proses fermentasi. Di pasaran tepung ini lebih dikenal dengan nama terigu Cap Kunci.

Self Raising Flour

Jenis tepung terigu yang sudah ditambahkan bahan pengembang dan garam. Penambahan ini menjadikan sifat tepung lebih stabil dan tidak perlu menambahkan pengembang lagi ke dalam adonan. Jika sukar didapat, tambahkan satu sendok teh baking powder ke dalam sekilo tepung sebagai gantinya. Self raising flour sangat cocok untuk membuat cake, muffin, dan kue kering. Jika tidak tersedia bisa diganti dengan mencampur ½ kg tepung terigu dengan 1 sdt baking powder, aduk rata.

Enriched Flour

Adalah tepung terigu yang disubstitusi dengan beragam vitamin atau mineral dengan tujuan memperbaiki nilai gizi terkandung. Biasanya harganya relatif lebih mahal. Cocok untuk kue kering dan bolu.

Whole Meal Flour

Tepung ini biasanya dibuat dari biji gandum utuh termasuk dedak dan lembaganya sehingga warna tepung lebih gelap/cream. Terigu whole meal sangat cocok untuk makanan kesehatan dan menu diet karena kandungan serat(fiber) dan proteinya sangat tinggi. Teks&Foto: Budi Sutomo

Kue Talam Pandan

26.JPG

Kue talam memang selalu menggoda siapa saja untuk mencobanya. Apalagi dikemas cantik dalam mangkuk daun pandan. Cita rasa legit dan wangi khas daun pandan akan membuat lidah anda terbuai dalam kelembutannya. Resep/Dapur Uji/Foto/Food Stylist: Budi Sutomo.

Bahan A:

Tepung beras 100 g

Gula pasir 100 g

Bubuk agar-agar putih 6 gr

Santan kental dari ½ butir kelapa 500 ml

Air perasan daun suji 60 ml

Pasta pandan/pewarna hijau ¼ sdt

Garam halus ¼ sdt

Bahan B:

Tepung beras 60 g

Santan kental dari ½ b utir kelapa 500 ml

Bubuk agar putih 6 gr

Garam halus ¼ sdt

Cara Membuat:

1. Bahan A: larutkan bubuk agar dalam santan, tepung beras, gula pasir, air perasan daun suji, pasta pandan dan garam dalam panci. Aduk rata. Rebus hingga mendidih, kental dan matang. Angkat.

2. Siapkan takir dari daun pandan atau cetakan talam yang telah diolesi dengan sedikit minyak. Tuang adonan A ke dalam takir hingga separuh dari tinggi takir/cetakan.

3. Adonan B: Larutkan tepung beras, bubuk agar dan garam dalam santan. Didihkan hingga kental dan adonan meletup-letup. Angkat.

4. Tuang adonan B ke atas adonan A hingga takir/cetakan penuh. Dinginkan hingga mengeras.

5. Atur di atas piring saji, hidangkan.

Untuk ± 10 buah

Tip: Agar warna santan bagus, kupas dulu kulit kelapa sebelum diparut dan diperas santannya. Untuk hasil santan yang banyak, peras kelapa parut dengan air hangat.

Tags

Berita Asia Blogging

Kolom Asia Blogging

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)