— Budi SutomocloseAuthor: Budi SutomoName: Budi Sutomo Site:http://myhobbyblogs.com/food/ About: Pria kelahiran Purbalingga-Jawa Tengah ini memang menyukai dunia kuliner sejak remaja. Setelah lulus SMKK N Purwokerto Jurusan Jasa Boga, Budi melanjutkan studi S1 di IKIP Negeri Semarang (UNES) Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Program Studi Tata Boga.
Dunia kuliner dan gizi merupakan bidang yang ia minati. Karirnya di dunia kuliner dan gizi tidak diragukan lagi. Beragam hotel, restoran hingga mendalami kuliner Asia Di Thailand pernah dijalaninya. Lebih dari 22 buku gizi dan kuliner sudah diterbitkan oleh PT Primamedia Pustaka (Gramedia Group) dan PT. Puspa Swara dan PT. Kawan Pustaka.
Posisi Redaktur Boga majalah wanita Kartini dan Majalah Sartika pernah dia jabati. Kini masih aktif menulis buku, menjadi kontributor di majalah Info Sehat, Baby Guide dan Kid Guide (Max Media-Bali), tabloid ginjal Yagina, media online www.sendokgarpu.com dan bekerja sebagai pengasuh rubrik Diet dan Nutrisi di majalah kesehatan Dokter Kita.
Selain sebagai penulis, dibawah bendera Tom's & Friend PH Food, Budi menjalani profesinya sebagai food stylist untuk produk iklan makanan di media cetak dan elektronik.See Authors Posts (194) • July 16th, 2008 • komentar
Banyak varietas paprika ( Capsicum longum L. Sendit) atau yang kerap disebut sweet pepper atau bell pepper. Keluarga cabe ini tidak sepedas cabe pada umumnya, paprika cenderung berasa manis segar karena banyak mengandung air. Paprika kaya akan vitamin C, vitamin A dan vitamin B. Sangat baik untuk menjaga kesehatan mata, kulit dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Paprika juga mengandung flavanoid yang berfungsi sebagai antioksidan. Yang tak kalah pentingnnya, paprika mengandung zat bernama capsaicin yang bermanfaat sebagai zat anti koagulan atau pembekuan darah. Paprika juga dapat mengobati infeksi saluran pencernaan, menurunkan kadar gula darah, kolesterol dan mengontorl diabetes.
Selain dimakan sebagai sayuran dan bahan masakan, paprika juga bisa dibuat menjadi minuman jus. Cita rasanya segar dan sedikit efek pedas, hm…menyegarkan. Teks/Foto: Budi Sutomo
— Budi SutomocloseAuthor: Budi SutomoName: Budi Sutomo Site:http://myhobbyblogs.com/food/ About: Pria kelahiran Purbalingga-Jawa Tengah ini memang menyukai dunia kuliner sejak remaja. Setelah lulus SMKK N Purwokerto Jurusan Jasa Boga, Budi melanjutkan studi S1 di IKIP Negeri Semarang (UNES) Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Program Studi Tata Boga.
Dunia kuliner dan gizi merupakan bidang yang ia minati. Karirnya di dunia kuliner dan gizi tidak diragukan lagi. Beragam hotel, restoran hingga mendalami kuliner Asia Di Thailand pernah dijalaninya. Lebih dari 22 buku gizi dan kuliner sudah diterbitkan oleh PT Primamedia Pustaka (Gramedia Group) dan PT. Puspa Swara dan PT. Kawan Pustaka.
Posisi Redaktur Boga majalah wanita Kartini dan Majalah Sartika pernah dia jabati. Kini masih aktif menulis buku, menjadi kontributor di majalah Info Sehat, Baby Guide dan Kid Guide (Max Media-Bali), tabloid ginjal Yagina, media online www.sendokgarpu.com dan bekerja sebagai pengasuh rubrik Diet dan Nutrisi di majalah kesehatan Dokter Kita.
Selain sebagai penulis, dibawah bendera Tom's & Friend PH Food, Budi menjalani profesinya sebagai food stylist untuk produk iklan makanan di media cetak dan elektronik.See Authors Posts (194) • July 16th, 2008 • komentar
Masakan Indonesia memang kaya akan bumbu. Citarasanya yang khas membuat kita selalu kangen untuk menyantapnya. Seperti urap sayuran, meskipun bahannya sederhana, kombinasi bumbu yang pas terasa lezat dan cocok dilidah. Anda ingin mencobanya di rumah? Resep/Dapur Uji/Foto/Food Stylist: Budi Sutomo
Bahan:
100 g kacang panjang, potong-potong, rebus
100 g wortel, potong korek api, rebus
100 g tauge, cuci bersih
100 g bayam, rebus, tiriskan
Sambal Urap:
150 g kelapa setengah tua, parut memanjang
4 siung bawang putih, haluskan
5 butir bawang merah, haluskan
½ sdm gula merah
4 buah cabe merah keriting, haluskan
3 buah cabe rawit, haluskan
2 cm lengkuas, memarkan
2 cm kencur, haluskan
½ sdt terasi, sangrai, haluskan
1 sdt garam halus
Cara Membuat:
Sambal Urap: Campur kelapa dengan semua bumbu-bumbu, aduk rata. Kukus hingga matang. Angkat. tiriskan.
Penyajian: Atur semua bahan urap beserta sambal urap di dalam pingan saji. Hidangkan.
Untuk 4 PorsiTip:
Jangan mencampur urap dengan sambal, sajikan secara terpisah karena sayuran akan cepat basi. Sayuran bias diganti dengan daun kenikir, kol, terong gelatik, atau sesuai selera
— Budi SutomocloseAuthor: Budi SutomoName: Budi Sutomo Site:http://myhobbyblogs.com/food/ About: Pria kelahiran Purbalingga-Jawa Tengah ini memang menyukai dunia kuliner sejak remaja. Setelah lulus SMKK N Purwokerto Jurusan Jasa Boga, Budi melanjutkan studi S1 di IKIP Negeri Semarang (UNES) Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Program Studi Tata Boga.
Dunia kuliner dan gizi merupakan bidang yang ia minati. Karirnya di dunia kuliner dan gizi tidak diragukan lagi. Beragam hotel, restoran hingga mendalami kuliner Asia Di Thailand pernah dijalaninya. Lebih dari 22 buku gizi dan kuliner sudah diterbitkan oleh PT Primamedia Pustaka (Gramedia Group) dan PT. Puspa Swara dan PT. Kawan Pustaka.
Posisi Redaktur Boga majalah wanita Kartini dan Majalah Sartika pernah dia jabati. Kini masih aktif menulis buku, menjadi kontributor di majalah Info Sehat, Baby Guide dan Kid Guide (Max Media-Bali), tabloid ginjal Yagina, media online www.sendokgarpu.com dan bekerja sebagai pengasuh rubrik Diet dan Nutrisi di majalah kesehatan Dokter Kita.
Selain sebagai penulis, dibawah bendera Tom's & Friend PH Food, Budi menjalani profesinya sebagai food stylist untuk produk iklan makanan di media cetak dan elektronik.See Authors Posts (194) • July 15th, 2008 • komentar
Acara makan tidak lengkap jika tanpa hidangan sup. Jika Anda bosan dengan menu sup harian, resep sup telur gulung ini bisa menjadi alternativ lain menu keluarga Anda. Selain cantik tampilannya, sup telur gulung juga kaya akan gizi. Resep/Dapur Uji/ Foto/food Stylist: Budi Sutomo
Sup Telur Gulung
Bahan:
1500 ml kaldu daging/ayam
60 g kacang polong
100 g wortel, potong dadu
100 g bihun/suun seduh air, tiriskan
2 sdm minyak goreng
Telur Gulung:
3 butir telur, buat dadar tipis
200 g daging sapi/ayam cincang
3 siung bawang putih, cincang
4 butir bawang merah, iris halus
¼ sdt lada halus
¼ sdt garam halus
Bumbu:
4 siung bawang putih, haluskan
3 siung bawang merah, haluskan
2 sdm sledri cincang
1 sdm kecap asin
1 sdt gula pasir
½ sdt lada halus
½ sdt garam halus
Cara Membuat:
Telur Gulung: campur daging ayam cincang dengan abwang putih, lada dan garam, aduk rata. Ambil satu lembar telur dadar, letakan 4 sdm adonan daging\ayam di tengahnya, ratakan, gulung. Kukus hingga matang, angkat, potong-potong. Sisihkan.
Panaskan minyak, tumis bawang putih, bawang merah hingga harum. Tuang kaldu, kecap asin, gula pasir, lada dan garam. Masak hingga mendidih.
Masukkan wortel, kacang polong dan sledri cincang. Masak hingga semua bahan matang. Sesaat sebelum diangkat masukkan suun/bihun dan potongan telur gulung. Didihkan sebentar. Angkat. Tuang ke dalam mangkuk saji, hidangkan hangat.
— Budi SutomocloseAuthor: Budi SutomoName: Budi Sutomo Site:http://myhobbyblogs.com/food/ About: Pria kelahiran Purbalingga-Jawa Tengah ini memang menyukai dunia kuliner sejak remaja. Setelah lulus SMKK N Purwokerto Jurusan Jasa Boga, Budi melanjutkan studi S1 di IKIP Negeri Semarang (UNES) Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Program Studi Tata Boga.
Dunia kuliner dan gizi merupakan bidang yang ia minati. Karirnya di dunia kuliner dan gizi tidak diragukan lagi. Beragam hotel, restoran hingga mendalami kuliner Asia Di Thailand pernah dijalaninya. Lebih dari 22 buku gizi dan kuliner sudah diterbitkan oleh PT Primamedia Pustaka (Gramedia Group) dan PT. Puspa Swara dan PT. Kawan Pustaka.
Posisi Redaktur Boga majalah wanita Kartini dan Majalah Sartika pernah dia jabati. Kini masih aktif menulis buku, menjadi kontributor di majalah Info Sehat, Baby Guide dan Kid Guide (Max Media-Bali), tabloid ginjal Yagina, media online www.sendokgarpu.com dan bekerja sebagai pengasuh rubrik Diet dan Nutrisi di majalah kesehatan Dokter Kita.
Selain sebagai penulis, dibawah bendera Tom's & Friend PH Food, Budi menjalani profesinya sebagai food stylist untuk produk iklan makanan di media cetak dan elektronik.See Authors Posts (194) • July 15th, 2008 • 1 komentar
Masakan khas Palembang ini memang menggugah selera. Citarasanya kombinasi gurih dan asam segar. Pilih ikan tenggiri segar agar kulaitas pempek prima. Jika Anda sedang merintis usaha boga, resep ini bisa menjadi andalan berwirausaha. Resep/Dapur Uji/foto/Food Stylist: Budi Sutomo.
Pempek Tenggiri
Bahan:
300 g daging ikan tenggiri, haluskan
100 g tepung kanji
2 butir putih telur
3 sdm airMinyak untuk menggoreng
Saus Pempek:
800 ml air
150 g gula merah, iris halus
4 buah cabe merah, haluskan
6 buah cabe rawit, haluskan
4 sing bawang putih, haluskan
1 sdm tongcai
5 sdm air asam jawa
1 sdt cuka
2 sdm kecap manis
2 sdm ebi, haluskan
1 sdt garam halus
Pelengkap:
200 g timun, potong sesuai selera
100 g daun selada, potong sesuai selera
100 gmi kuning, rebus, tiriskan
Cara Membuat:
Campur daging tenggiri dengan tepung kanji, telur, dan air. Aduk rata. Bentuk bulat panjang atau sesuai selera. Rebus hingga matang. Angkat, tiriskan. Goreng hingga matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat.
Saus Pempek: Campur semua bahan saus pempek. Rebus hingga mendidih. Angkat.
Penyajian, atur potongan daun selada, mi kuning, potongan timun dan pempek di atas piring saji. Siram dengan saus pelengkap. Sajikan.
Untuk 4 Porsi
Tip: Agar pempek tidak terlalu berair, sajikan segera setelah pempek disiram saus pelengkap atau sajikan saus di tempat terpisah.
— Budi SutomocloseAuthor: Budi SutomoName: Budi Sutomo Site:http://myhobbyblogs.com/food/ About: Pria kelahiran Purbalingga-Jawa Tengah ini memang menyukai dunia kuliner sejak remaja. Setelah lulus SMKK N Purwokerto Jurusan Jasa Boga, Budi melanjutkan studi S1 di IKIP Negeri Semarang (UNES) Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Program Studi Tata Boga.
Dunia kuliner dan gizi merupakan bidang yang ia minati. Karirnya di dunia kuliner dan gizi tidak diragukan lagi. Beragam hotel, restoran hingga mendalami kuliner Asia Di Thailand pernah dijalaninya. Lebih dari 22 buku gizi dan kuliner sudah diterbitkan oleh PT Primamedia Pustaka (Gramedia Group) dan PT. Puspa Swara dan PT. Kawan Pustaka.
Posisi Redaktur Boga majalah wanita Kartini dan Majalah Sartika pernah dia jabati. Kini masih aktif menulis buku, menjadi kontributor di majalah Info Sehat, Baby Guide dan Kid Guide (Max Media-Bali), tabloid ginjal Yagina, media online www.sendokgarpu.com dan bekerja sebagai pengasuh rubrik Diet dan Nutrisi di majalah kesehatan Dokter Kita.
Selain sebagai penulis, dibawah bendera Tom's & Friend PH Food, Budi menjalani profesinya sebagai food stylist untuk produk iklan makanan di media cetak dan elektronik.See Authors Posts (194) • July 15th, 2008 • komentar
Ikan tidak hanya lezat diolah menjadi lauk. Dengan sedikit kreasi, ikan bisa menjadi snack yang lezat dan menggugah selera. Seperti resep bola-bola ikan, bentuknya yang unik pasti menjadi hidangan favorit buah hati Anda. Selamat mencoba. Resep/Dapur uji/Foto/food Stylist: Budi Sutomo
Bola-Bola Ikan
Bahan:
3 lembar roti tawar, potong dadu
400 g fillet ikan kakap, cincang halus
2 sdm tepung kanji
½ butir putih telur, kocok lepas
½ sdt lada halus
2 siung bawang putih, cincang
2 sdm irisan daun bawang
1 sdt garam halus
Minyak untuk menggoreng
Cara Membuat:
1. Campur ikan cincang, tepung kanji, telur, lada, garam, bawang putih, dan irisan daun bawang. Aduk rata.
2. Dengan menggunakan dua sendok, ambil adonan ikan, bentuk bulatan. Gulingkan ke atas potongan roti tawar. Lakukan hingga adonan habis.
3.Panaskan minyak, goreng hingga matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat. sajikan hangat.
— Budi SutomocloseAuthor: Budi SutomoName: Budi Sutomo Site:http://myhobbyblogs.com/food/ About: Pria kelahiran Purbalingga-Jawa Tengah ini memang menyukai dunia kuliner sejak remaja. Setelah lulus SMKK N Purwokerto Jurusan Jasa Boga, Budi melanjutkan studi S1 di IKIP Negeri Semarang (UNES) Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Program Studi Tata Boga.
Dunia kuliner dan gizi merupakan bidang yang ia minati. Karirnya di dunia kuliner dan gizi tidak diragukan lagi. Beragam hotel, restoran hingga mendalami kuliner Asia Di Thailand pernah dijalaninya. Lebih dari 22 buku gizi dan kuliner sudah diterbitkan oleh PT Primamedia Pustaka (Gramedia Group) dan PT. Puspa Swara dan PT. Kawan Pustaka.
Posisi Redaktur Boga majalah wanita Kartini dan Majalah Sartika pernah dia jabati. Kini masih aktif menulis buku, menjadi kontributor di majalah Info Sehat, Baby Guide dan Kid Guide (Max Media-Bali), tabloid ginjal Yagina, media online www.sendokgarpu.com dan bekerja sebagai pengasuh rubrik Diet dan Nutrisi di majalah kesehatan Dokter Kita.
Selain sebagai penulis, dibawah bendera Tom's & Friend PH Food, Budi menjalani profesinya sebagai food stylist untuk produk iklan makanan di media cetak dan elektronik.See Authors Posts (194) • July 15th, 2008 • komentar
Snack ini padat gizi, bisa menjadi hidangan sarapan atau pengganjal perut di sore hari. Bahannya mudah didapat dan teknik membuatnya mudah. Soal cita rasa, buktikan sendiri kelezatannya. Selamat Mencoba. Resep/Dapur Uji/Food Sylist/Foto: Budi Sutomo
Crakers Goreng Isi Daging
Bahan:
10 potong crakers asin
Minyak untuk menggoreng
Isi:
200 g daging sapi cincang
1 sdm tepung terigu
1 butir telur, kocok lepas
50 g wortel, potong dadu
3 sdm bawang bombay cincang
3 siung bawang putih, haluskan
3 sdm irisan daun bawang
1 sdt lada halus
½ sdt pala halus
½ sdt garam halus
Lapisan:
60 g tepung panir
2 butir telur, kocok lepas
Cara Membuat:
Campur semua bahan isi, aduk rata. Ambil satu potong crakers, letakan 2 sendok makan adonan isi, ratakan. Tutup atasnya dengan satu potong crakers. Tekan agar melekat sempurna.
Celupkan crakers isi ke dalam kocokan telur dan taburi permukaannya dengan tepung panir. Lakukan hingga habis.
Panaskan minyak goreng crakers hingga matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat. Hidangkan hangat.
— Budi SutomocloseAuthor: Budi SutomoName: Budi Sutomo Site:http://myhobbyblogs.com/food/ About: Pria kelahiran Purbalingga-Jawa Tengah ini memang menyukai dunia kuliner sejak remaja. Setelah lulus SMKK N Purwokerto Jurusan Jasa Boga, Budi melanjutkan studi S1 di IKIP Negeri Semarang (UNES) Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Program Studi Tata Boga.
Dunia kuliner dan gizi merupakan bidang yang ia minati. Karirnya di dunia kuliner dan gizi tidak diragukan lagi. Beragam hotel, restoran hingga mendalami kuliner Asia Di Thailand pernah dijalaninya. Lebih dari 22 buku gizi dan kuliner sudah diterbitkan oleh PT Primamedia Pustaka (Gramedia Group) dan PT. Puspa Swara dan PT. Kawan Pustaka.
Posisi Redaktur Boga majalah wanita Kartini dan Majalah Sartika pernah dia jabati. Kini masih aktif menulis buku, menjadi kontributor di majalah Info Sehat, Baby Guide dan Kid Guide (Max Media-Bali), tabloid ginjal Yagina, media online www.sendokgarpu.com dan bekerja sebagai pengasuh rubrik Diet dan Nutrisi di majalah kesehatan Dokter Kita.
Selain sebagai penulis, dibawah bendera Tom's & Friend PH Food, Budi menjalani profesinya sebagai food stylist untuk produk iklan makanan di media cetak dan elektronik.See Authors Posts (194) • July 15th, 2008 • komentar
Banyak sekali jenis pasta, terkadang suka bingung mau diolah menjadi masakan apa. Seperti Fettuccine yang berbentuk pipih panjang menyerupai kwetiau. Pasta jenis ini enak diolah dengan saus bolognese. Selain lezat, hidangan ini juga mudah dibuat. Selamat mencoba. Resep/Dapur Uji/Foto/Food Stylist: Budi Sutomo
Fettuccine Bolognese
Bahan:
200 g fettuccine, rebus, tiriskan
250 g daging sapi cincang
75 ml susu tawar cair
60 g wortel potong dadu kecil
60 g keju parmesan
2 sdm pasta tomat
5 sdm saus tomat
2 buah tomat, rebus, haluskan
2 sdm mentega
Bumbu:
60 g bawang bombay cincang
2 siung bawang putih, cicnag
2 sdt bubuk oregano
1 sdt bubuk daun basil
½ sdt bubuk bay leaf
½ sdt pala halus
½ sdt lada halus
½ sdt garam halus.
Cara Membuat:
Rebus air dengan ½ sdt garam. Masukkan fettuccine, masak hingga matang. Angkat. tiriskan.
Saus Bolognese: Panaskan mentega, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum. Masukkan daging cincang, aduk hingga daging berubah warna. Tuang susu tawar cair, saus tomat, tomato pasta, dan rebusan tomat. Masak hingga mendidih. Angkat. Sisihkan.
Penyajian: Siapkan pinggan saji, masukkan fettuccine, sesaat sebelum disajikan, siram dengan sasu bolognese dan taburi keju parmesan. Hidangkan hangat.
— Budi SutomocloseAuthor: Budi SutomoName: Budi Sutomo Site:http://myhobbyblogs.com/food/ About: Pria kelahiran Purbalingga-Jawa Tengah ini memang menyukai dunia kuliner sejak remaja. Setelah lulus SMKK N Purwokerto Jurusan Jasa Boga, Budi melanjutkan studi S1 di IKIP Negeri Semarang (UNES) Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Program Studi Tata Boga.
Dunia kuliner dan gizi merupakan bidang yang ia minati. Karirnya di dunia kuliner dan gizi tidak diragukan lagi. Beragam hotel, restoran hingga mendalami kuliner Asia Di Thailand pernah dijalaninya. Lebih dari 22 buku gizi dan kuliner sudah diterbitkan oleh PT Primamedia Pustaka (Gramedia Group) dan PT. Puspa Swara dan PT. Kawan Pustaka.
Posisi Redaktur Boga majalah wanita Kartini dan Majalah Sartika pernah dia jabati. Kini masih aktif menulis buku, menjadi kontributor di majalah Info Sehat, Baby Guide dan Kid Guide (Max Media-Bali), tabloid ginjal Yagina, media online www.sendokgarpu.com dan bekerja sebagai pengasuh rubrik Diet dan Nutrisi di majalah kesehatan Dokter Kita.
Selain sebagai penulis, dibawah bendera Tom's & Friend PH Food, Budi menjalani profesinya sebagai food stylist untuk produk iklan makanan di media cetak dan elektronik.See Authors Posts (194) • July 14th, 2008 • komentar
Tempe kaya akan protein nabati, selain itu kaya kalsium dan anti diare. Resep berikut bisa menjadi alternative lain hidangan tempe keluarga anda. Selamat Mencoba. Resep/Dapur Uji/Foto/Food Stylist: Budi Sutomo
Sambal Tempe Penyet
Bahan:
250 g tempe, potong-potong
1 buah tomat, goreng
5 siung bawang merah, goreng
3 siung bawang putih, goreng
6 buah cabe merah keriting, goreng
4 buah cabe rawit, goreng
1 sdt terasi, sangrai
1 cm kencur
1 sdt garam halus
Cara Membuat:
Rendam tempe dalam larutan garam, tiriskan. Bakar di atas bara api hingga matang. Angkat.
Sambal: Haluskan/ulek di dalam cobek bawang merah, bawang putih, cabe merah keriting, cabe rawit, kencur, terasi, tomat dan garam.
Penyajian: Atur tempe baker di atas pinggan saji. Siram dengans ambal dan pencet dengan ulekan. Hidangkan.
— Budi SutomocloseAuthor: Budi SutomoName: Budi Sutomo Site:http://myhobbyblogs.com/food/ About: Pria kelahiran Purbalingga-Jawa Tengah ini memang menyukai dunia kuliner sejak remaja. Setelah lulus SMKK N Purwokerto Jurusan Jasa Boga, Budi melanjutkan studi S1 di IKIP Negeri Semarang (UNES) Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Program Studi Tata Boga.
Dunia kuliner dan gizi merupakan bidang yang ia minati. Karirnya di dunia kuliner dan gizi tidak diragukan lagi. Beragam hotel, restoran hingga mendalami kuliner Asia Di Thailand pernah dijalaninya. Lebih dari 22 buku gizi dan kuliner sudah diterbitkan oleh PT Primamedia Pustaka (Gramedia Group) dan PT. Puspa Swara dan PT. Kawan Pustaka.
Posisi Redaktur Boga majalah wanita Kartini dan Majalah Sartika pernah dia jabati. Kini masih aktif menulis buku, menjadi kontributor di majalah Info Sehat, Baby Guide dan Kid Guide (Max Media-Bali), tabloid ginjal Yagina, media online www.sendokgarpu.com dan bekerja sebagai pengasuh rubrik Diet dan Nutrisi di majalah kesehatan Dokter Kita.
Selain sebagai penulis, dibawah bendera Tom's & Friend PH Food, Budi menjalani profesinya sebagai food stylist untuk produk iklan makanan di media cetak dan elektronik.See Authors Posts (194) • June 9th, 2008 • 2 komentar
Kue ini memiliki tingkat kegagalan yang rendah, mengingat pembuatannya tidak diperlukan teknik fermentasi atau pengocokan telur yang rumit. Namun rasanya, luar biasa. Legitnya ketan dan gurihnya santan terasa lezat di lidah. Apalagi aroma wangi vanili semakin menggugah selera. Resep/Dapur Uji/Food Stylist/Foto: Budi Sutomo
Wingko Babat
Bahan:
Tepung ketan 500 g
Tepung kanji 50 g
Gula pasir 350 g
Santan kental dari 1 butir kelapa 250 ml
Kelapa setengah tua, kupas, parut memanjang 350 g
Margarin 1 sdm
Daun pandan, simpulkan 1 lembar
Garam halus ½ sdt
Pasta vanili/vanili bubuk ¼ sdt
Daun pisang/kertas minyak untuk alas
Olesan, aduk rata:
Kuning telur 2 butir
Margain ½ sdm
Cara Membuat:
Didihkan santan, gula pasir, garam dan daun pandan. Rebus hingga mendidih dan tekstur agak mengental.
Di tempat terpisah, campur tepung ketan, tepung kanji, kelapa parut, margarin dan vanili, aduk rata. Tambahkan rebusan santan sedikit demi sedikit sambil terus diaduk-aduk hingga kalis dan berminyak.
Siapkan loyang yang sudah dialasi dengan daun pisang atau kertas minyak. Tuang adonan wingko, ratakan.
Panggan di dalam oven bertemperatur 160oC selama 20 menit, keluarkan kue dari oven, olesi permukaanya dengan bahan olesan. Panggang kembali kue selama 25 menit atau hingga kue matang dan berwarna kuning kecokelatan. Angkat, dinginkan.
Potong-potong kue, bungkus dengan plastik mika atau kertas minyak. Masukkan dalam kemasan bok karton. Wingko siap dipasarkan.
Untuk ± 20 Potong
Tip: Untuk variasi rasa dan menghendaki wingko berwarna cokelat, tambahkan 2 sdt pasta cokelat dan 2 sdm bubuk cokelat ke dalam adonan wingko. Memotong wingko sebaiknya saat adonan sudah dingin agar bentuk potongan bagus.
— Budi SutomocloseAuthor: Budi SutomoName: Budi Sutomo Site:http://myhobbyblogs.com/food/ About: Pria kelahiran Purbalingga-Jawa Tengah ini memang menyukai dunia kuliner sejak remaja. Setelah lulus SMKK N Purwokerto Jurusan Jasa Boga, Budi melanjutkan studi S1 di IKIP Negeri Semarang (UNES) Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan. Program Studi Tata Boga.
Dunia kuliner dan gizi merupakan bidang yang ia minati. Karirnya di dunia kuliner dan gizi tidak diragukan lagi. Beragam hotel, restoran hingga mendalami kuliner Asia Di Thailand pernah dijalaninya. Lebih dari 22 buku gizi dan kuliner sudah diterbitkan oleh PT Primamedia Pustaka (Gramedia Group) dan PT. Puspa Swara dan PT. Kawan Pustaka.
Posisi Redaktur Boga majalah wanita Kartini dan Majalah Sartika pernah dia jabati. Kini masih aktif menulis buku, menjadi kontributor di majalah Info Sehat, Baby Guide dan Kid Guide (Max Media-Bali), tabloid ginjal Yagina, media online www.sendokgarpu.com dan bekerja sebagai pengasuh rubrik Diet dan Nutrisi di majalah kesehatan Dokter Kita.
Selain sebagai penulis, dibawah bendera Tom's & Friend PH Food, Budi menjalani profesinya sebagai food stylist untuk produk iklan makanan di media cetak dan elektronik.See Authors Posts (194) • June 8th, 2008 • komentar
Bahan dan bumbunya sederhana, namun penuh gizi dan tentu saja menyehatkan. Apalagi penambahan bumbu kencur dan temu kunci, rasanya menjadi segar dan lezat. Selamat Mencoba. Resep/Dapur Uji/Food Stylist/Foto: Budi Sutomo.
Sayur Bayam
Bahan:
200 g daun bayam, potong-potong
100 g oyong, bersihkan, potong-potong
60 g jagung putren, potong-potong
2 buah tomat, potong dadu
1400 ml air
Bumbu:
4 siung bawang merah, iris halus
3 siung bawang putih, iris halus
2 cm kencur, iris halus
1 cm temu kunci, iris halus
1 sdt gula pasir
1 sdt garam halus
Cara Membuat:
Rebus air dengan semua bumbu-bumbu. Masak hingga mendidih.
Masukkan oyong, jagung putren, tomat dan bayam. Masak hingga semua bahan matang. Angkat. Tuang ke dalam mangkuk saji, hidangkan hangat.
Komentar Terbaru