28 September Hari Kereta Api
Dapat dipastikan hanya sedikit orang saja yang tahu pada hari ini tanggal 28 September adalah hari Kereta Api.
Sebenarnya jika merunut ke masa lampau, jalur kereta api pertama di Jawa dibuka pertama kali pada tanggal 10 Agustus 1867 yang menghubungkan Semarang dan Tanggung, Jawa Tengah. Jalur pertama ini dikelola oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij.
Kemudian pada tanggal 31 Januari 1873, jalur kereta api antara Batavia dan Buitenzorg (Bogor) mulai digunakan. Diteruskan pada tanggal 16 Mei 1878 dibuka jalur kereta api yang menghubungkan Surabaya dan Pasuruan, di Jawa Timur. Bahkan di Sumatera, tepatnya di Aceh, Jalur kereta api telah dibangun sejak tahun 1876 yang menghubungkan kota Banda Aceh dengan Ule Lhee. Diteruskan dengan dibukanya jalur-jalur kereta api di Sumatera Barat pada tahun 1891 - 1894. Pada tahun 1922 sebuah jalur kereta api juga dibangun di Sulawesi Selatan yang menghubungkan Ujung Pandang sampai Takalar.
Pengembangan jalur kereta api terus dikembangkan oleh pemerintahan kolonial Belanda dan sempat terhenti saat Indonesia dijajah oleh Jepang.
Setelah Indonesia merdeka tanggal 17 Agustus 1945, maka pada tanggal 28 September 1945, Pemerintah Indonesia mengambil alih pengelolaan kereta api dari pemerintah Jepang, dan tanggal 28 September dideklarasikan sebagai Hari Kereta Api Indonesia.
Sampai hari ini, perkembangan kereta api di Indonesia masih cukup baik, walau masih didera dengan banyak masalah yang masih menjadi kendala cukup besar.
Selamat ulang tahun kereta api, semoga tetap menjadi sebuah moda transportasi yang dicintai banyak orang.

B2502 dan B2503 dua kereta uap peninggalan masa lalu yang masih setia membawa wisatawan menikmati keindahan Ambarawa, Jawa Tengah

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.
aNdRa
Selamat Hari Sepur… wah sekali-sekali PT. KAI ngasih gratis KTB 1 bulan gitu lho..biar penggunanya makin setia :-D
September 28th, 2007 at 5:24 am
Helmy
ngomong ngomong Ambarawa jadi makin ingin kesono ni, soalnya sejak kecil sampek skr belum kesampean keinginan itu , menurutku ada 2 jalur kereta api di Pulau jawa ini yang mesti dilestarikan, selain Tuntang-Ambarawa-Bedono juga Purwosari-Wonogiri sayang kalau sampek mati kayak yang lain, dulu nenek moyang kita susah payah membangunnya mumpung moment hari pahlawan salah satu cara menghargai perjuangan pahlawan kita mungkin bisa dengan cara melestarikan jalur jalur kereta api yang dahulu pernah mereka bangun ya meskipun kontraktornya orang belanda tapi tenaganya kan rakyat indonesia.
November 12th, 2007 at 4:43 am